Drama 2 Menit yang Bikin Ketagihan: Fenomena Micro Drama China Mendunia
Rabu, 11 Maret 2026 - 11:20 WIB
loading...
A
A
A
Ashley Dudarenok mengatakan banyak produsen micro drama China melihat Amerika sebagai pasar penting.
“Banyak produsen percaya bahwa jika konten bisa diterima publik Amerika, maka konten itu bisa diterima di seluruh dunia,” ujarnya.
Strategi ini mirip dengan pendekatan Hollywood yang selama puluhan tahun menjadi eksportir budaya global.
Menurut Media Partners Asia, konten dari China kini berada di peringkat keempat dari sisi jangkauan dan engagement penonton di Asia Tenggara, sekaligus menjadi salah satu kategori konten dengan pertumbuhan tercepat.
Popularitas ini juga didorong oleh meningkatnya popularitas aktor China di kalangan penonton internasional.
Sebagai contoh, iQIYI baru-baru ini menggelar fan meeting di Jakarta bersama dua bintang C-Drama populer, Chen Zheyuan dan Esther Yu, yang membintangi serial Speed and Love dan Fated Hearts.
Acara tersebut menjadi bagian dari iQIYI Starship Project, yang bertujuan memperkuat hubungan antara penonton dan bintang drama China.
Jika dulu film berdurasi dua jam dianggap ideal, kini banyak penonton justru menikmati cerita yang hanya berlangsung dua menit.
Tren ini sejalan dengan gaya hidup digital yang semakin cepat, di mana konten harus ringkas, langsung menarik perhatian, dan mudah dikonsumsi di smartphone.
Dengan nilai industri yang sudah mencapai sekitar Rp117 triliun, micro drama China berpotensi menjadi salah satu ekspor budaya terbesar berikutnya dari negara tersebut.
Bagi platform streaming seperti iQIYI, tren ini membuka peluang baru. Bagi penonton, micro drama menawarkan sesuatu yang sederhana: hiburan singkat yang bisa dinikmati kapan saja, di mana saja.
“Banyak produsen percaya bahwa jika konten bisa diterima publik Amerika, maka konten itu bisa diterima di seluruh dunia,” ujarnya.
Strategi ini mirip dengan pendekatan Hollywood yang selama puluhan tahun menjadi eksportir budaya global.
C-Drama dan Micro Drama Dorong Pertumbuhan Platform Streaming
Di Asia Tenggara, popularitas micro drama berjalan beriringan dengan meningkatnya minat terhadap C-Drama atau drama China.Menurut Media Partners Asia, konten dari China kini berada di peringkat keempat dari sisi jangkauan dan engagement penonton di Asia Tenggara, sekaligus menjadi salah satu kategori konten dengan pertumbuhan tercepat.
Popularitas ini juga didorong oleh meningkatnya popularitas aktor China di kalangan penonton internasional.
Sebagai contoh, iQIYI baru-baru ini menggelar fan meeting di Jakarta bersama dua bintang C-Drama populer, Chen Zheyuan dan Esther Yu, yang membintangi serial Speed and Love dan Fated Hearts.
Acara tersebut menjadi bagian dari iQIYI Starship Project, yang bertujuan memperkuat hubungan antara penonton dan bintang drama China.
Masa Depan Hiburan: Pendek, Cepat, dan Mobile
Fenomena micro drama menunjukkan perubahan besar dalam cara orang menonton hiburan.Jika dulu film berdurasi dua jam dianggap ideal, kini banyak penonton justru menikmati cerita yang hanya berlangsung dua menit.
Tren ini sejalan dengan gaya hidup digital yang semakin cepat, di mana konten harus ringkas, langsung menarik perhatian, dan mudah dikonsumsi di smartphone.
Dengan nilai industri yang sudah mencapai sekitar Rp117 triliun, micro drama China berpotensi menjadi salah satu ekspor budaya terbesar berikutnya dari negara tersebut.
Bagi platform streaming seperti iQIYI, tren ini membuka peluang baru. Bagi penonton, micro drama menawarkan sesuatu yang sederhana: hiburan singkat yang bisa dinikmati kapan saja, di mana saja.
(dan)
Lihat Juga :