Tak Terdeteksi Iran, AS Gunakan Serangan Udara Canggih dalam Membunuh Khamenei
Minggu, 01 Maret 2026 - 22:33 WIB
loading...
A
A
A
Secara teori, pemimpin tertinggi Iran dijaga oleh Garda Revolusi (IRGC) dengan perlindungan berlapis. Namun perang modern memperlihatkan bahwa perlindungan fisik tidak selalu cukup menghadapi teknologi militer generasi baru.
Beberapa kemungkinan yang banyak dibahas pengamat antara lain: serangan dilakukan secara serentak sehingga pertahanan kewalahan, intelijen lawan berhasil mengidentifikasi lokasi target secara akurat, penggunaan rudal jarak jauh dengan tingkat akurasi tinggi.
Kombinasi faktor tersebut membuat serangan mampu menembus pusat kekuasaan Iran — sesuatu yang sebelumnya dianggap sangat sulit.
Tak lama setelah Khamenei tewas. Iran dilaporkan meluncurkan respons militer berupa serangan rudal dan drone ke beberapa target regional. Situasi keamanan kawasan meningkat tajam, sementara dunia internasional mulai mengkhawatirkan eskalasi konflik yang lebih luas.
Kondisi ini juga menimbulkan kekhawatiran terhadap stabilitas jalur energi global, mengingat setiap ketegangan besar di Timur Tengah hampir selalu berdampak pada pasar minyak dunia.
Beberapa kemungkinan yang banyak dibahas pengamat antara lain: serangan dilakukan secara serentak sehingga pertahanan kewalahan, intelijen lawan berhasil mengidentifikasi lokasi target secara akurat, penggunaan rudal jarak jauh dengan tingkat akurasi tinggi.
Kombinasi faktor tersebut membuat serangan mampu menembus pusat kekuasaan Iran — sesuatu yang sebelumnya dianggap sangat sulit.
Tak lama setelah Khamenei tewas. Iran dilaporkan meluncurkan respons militer berupa serangan rudal dan drone ke beberapa target regional. Situasi keamanan kawasan meningkat tajam, sementara dunia internasional mulai mengkhawatirkan eskalasi konflik yang lebih luas.
Kondisi ini juga menimbulkan kekhawatiran terhadap stabilitas jalur energi global, mengingat setiap ketegangan besar di Timur Tengah hampir selalu berdampak pada pasar minyak dunia.
(wbs)
Lihat Juga :