Ngeri-ngeri Sedap! CEO Microsoft AI Prediksi Setahun Lagi Pekerjaan Kantoran Hilang?

Selasa, 17 Februari 2026 - 10:03 WIB
loading...
A A A
Legal assistant

Content writer

Customer support berbasis teks

Junior programmer

Mereka adalah yang paling rentan terdampak.

Sementara peran strategis, kreatif tingkat tinggi, atau yang membutuhkan interaksi manusia kompleks mungkin akan berubah bentuk, bukan hilang sepenuhnya.

Dalam banyak kasus, AI bukan menggantikan sepenuhnya, melainkan mengubah struktur kerja. Satu profesional kini dapat mengerjakan tugas yang sebelumnya membutuhkan tim kecil.

12–18 Bulan: Waktu yang Terlalu Singkat?

Prediksi 12 hingga 18 bulan berarti sebelum pertengahan 2027, sebagian besar pekerjaan kantoran sudah dapat digantikan AI.

Secara teknologi, model bahasa besar (LLM) memang berkembang cepat. Namun adopsi massal bergantung pada regulasi, keamanan data, kepercayaan publik, dan kesiapan organisasi.

Sejarah menunjukkan bahwa adopsi teknologi di sektor korporasi sering kali lebih lambat daripada kemampuan teknologinya sendiri.

Pernyataan Mustafa Suleyman menambah panjang daftar eksekutif teknologi yang memperingatkan gelombang otomatisasi besar-besaran.

Apakah ini akan menjadi revolusi tenaga kerja tercepat dalam sejarah modern? Atau sekadar fase evolusi digital berikutnya?

Yang pasti, investasi ratusan miliar dolar AS—setara triliunan rupiah—menunjukkan bahwa AI bukan tren sesaat.

Jika otomatisasi benar-benar mencapai sebagian besar pekerjaan white-collar dalam 12–18 bulan, dampaknya bukan hanya teknis, melainkan sosial dan ekonomi global.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Untuk Pertama Kalinya...
Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Anthropic AI Claude...
Anthropic AI Claude Hasilkan Lebih dari 80 Persen Kode Baru
Google Luncurkan Gemini...
Google Luncurkan Gemini 3.5 Live Translate, Terjemahkan Bahasa secara Real-time
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
Penggunaan AI Melesat...
Penggunaan AI Melesat Sebabkan Harga Mobil Naik Signifikan
Kecerdasan Buatan Merambah...
Kecerdasan Buatan Merambah Industri Asuransi, Hanwha Life Perkenalkan AI Financial Advisor
IMF Peringatkan AI Bisa...
IMF Peringatkan AI Bisa Bobol Sistem Perbankan Dunia dalam Hitungan Detik!
Rekomendasi
Spanyol vs Cape Verde:...
Spanyol vs Cape Verde: La Roja di Ambang Pesta Gol
Akui Program Pemerintah...
Akui Program Pemerintah Banyak Kekurangan, Wapres Gibran: Kita Perbaiki Bersama
Megawati Tegaskan Prabowo...
Megawati Tegaskan Prabowo Bukan Musuh: Itu Teman Saya
Berita Terkini
Mau Traveling Keluarga...
Mau Traveling Keluarga Lebih Menyenangkan? Ikuti 5 Tips ala Tika Nurjanah
Beda Jauh dengan GPS,...
Beda Jauh dengan GPS, Kenapa AirTag dan Smart Tag Sering Telat Update Lokasi?
Di Balik Pemblokiran...
Di Balik Pemblokiran AI Tercanggih Anthropic Fable 5: Berantem dengan Pemerintah AS
Ridho Sadewo Bongkar...
Ridho Sadewo Bongkar 7 Strategi Free Fire yang Bikin Peluang Booyah Lebih Besar
Selebriti Pakai Earphone...
Selebriti Pakai Earphone Kabel, Pasar IEM Chi-Fi Diam-Diam Meledak
Begini Cara kerja AirTag...
Begini Cara kerja AirTag dan SmartTag, Pelacak Bluetooth Murah untuk Android dan iPhone
Infografis
Dirjen Dukcapil: Bisa...
Dirjen Dukcapil: Bisa Cetak Lagi dan Gratis untuk E-KTP Hilang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved