Bukan Sekadar Korban, WNI di Kamboja Bisa Jadi Tentara Bayaran Digital

Rabu, 28 Januari 2026 - 10:44 WIB
loading...
Bukan Sekadar Korban,...
Ilustrasi pengawasan ketat terhadap aktivitas siber lintas negara, di mana pemilahan antara korban perdagangan orang dan pelaku kejahatan digital kini mendesak dilakukan melalui uji forensik digital. Foto: SindoNews/ChatGPT
A A A
KAMBOJA - Gelombang pemulangan Warga Negara Indonesia (WNI) dari pusat operasi penipuan siber dan judi online di Kamboja memunculkan dilema keamanan nasional yang kerap terabaikan: tidak semua dari mereka adalah korban tak berdaya.

Di balik narasi kemanusiaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), terselip fakta keras bahwa sebagian WNI justru berperan sebagai aktor sadar dalam ekosistem kejahatan lintas negara yang terstruktur dan sistematis.

Chairman Lembaga Riset Keamanan Siber CISSReC, Dr. Pratama Persadha, menegaskan bahwa melabeli seluruh WNI yang pulang sebagai "korban" adalah langkah yang secara kriminologis menyesatkan.

Realitas di lapangan menunjukkan spektrum peran yang sangat kompleks, di mana batas antara paksaan dan kesukarelaan sering kali kabur oleh insentif finansial yang menggiurkan.

Korban atau Operator?

Berdasarkan riset mendalam terhadap dinamika industri scam di Kamboja, CISSReC memetakan tiga kategori utama WNI yang terlibat.

Pertama, adalah korban murni. Kelompok ini direkrut dengan tipu daya, dipaksa bekerja di bawah ancaman, disekap, bahkan disiksa tanpa mengetahui sejak awal bahwa mereka akan dipekerjakan dalam industri kejahatan siber.

Kedua, adalah kelompok adaptif. Mereka awalnya tertipu, namun setelah masuk ke dalam sistem, mereka memilih beradaptasi. Tekanan target yang tinggi, iming-iming bonus finansial, serta normalisasi lingkungan kerja kriminal membuat mereka bertransformasi menjadi penipu aktif.

Ketiga, dan yang paling berbahaya, adalah pelaku sadar. Kelompok ini datang dengan kesadaran penuh, mengetahui deskripsi pekerjaan sebagai penipu (scammer), memahami target operasi mereka adalah korban tak bersalah, dan secara sukarela menjadi bagian dari sindikat kejahatan lintas negara demi keuntungan ekonomi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang Lawan Judol!...
Perang Lawan Judol! Komdigi Blokir 2,4 Juta Situs dalam 2 Pekan, Meta Paling Banyak!
Pemerintah Luncurkan...
Pemerintah Luncurkan Senjata Baru SAMAN untuk Sikat Bandar Sampai ke Akarnya, Efektif Kah?
Komdigi Tebar Jaring...
Komdigi Tebar Jaring Raksasa, 1,5 Juta Konten Haram Rontok! Transaksi Judi Online Terjungkal
Indonesia Hapus 1,3...
Indonesia Hapus 1,3 Juta Konten Berbahaya Terkait Pornografi dan Judi Online
YouTube Perketat Aturan...
YouTube Perketat Aturan Soal Konten Judi Online
Komdigi Kejar Selebgram...
Komdigi Kejar Selebgram Promotor Judi Online, Siap Bersih-bersih Ruang Digital 2025
Lisa Mariana Buka Suara...
Lisa Mariana Buka Suara usai Dituding Tipu Klien Endorsement, Singgung Judi Online
Sahroni Minta Siber...
Sahroni Minta Siber Polri Kejar Dalang Spam Judi Online di Medsos: Bukan Hal Sulit bagi Polisi
Komentar Judi Online...
Komentar Judi Online Dinilai Bukan Sekadar Promosi, Pakar: Tapi Upaya Provokasi Sistematis
Rekomendasi
Bambang Saputra: Musyawarah...
Bambang Saputra: Musyawarah Harus Jadi Dasar Pembentukan UU
Makna Basmalah dan Tafsirnya...
Makna Basmalah dan Tafsirnya dalam Islam, Ini Arti Bismillahirrahmanirrahim
Soroti Dugaan Suap BEM...
Soroti Dugaan Suap BEM UBK, Didi Mahardhika Minta Gerakan Mahasiswa Jaga Integritas
Berita Terkini
Zuckerberg Mau Saingi...
Zuckerberg Mau Saingi Polymarket: Meta Siapkan Aplikasi Prediksi untuk 100 Juta Pengguna
TikTok Bukan Lagi Aplikasi...
TikTok Bukan Lagi Aplikasi Video: Evolusi Menjadi Super App yang Mengancam Google, Amazon, hingga Bank
Geger Robot Humanoid...
Geger Robot Humanoid Siap Gantikan Buruh Pabrik, Biaya Kerjanya Cuma Rp35 Ribu per Jam!
Modernisasi Infrastruktur...
Modernisasi Infrastruktur TI Kunci Efisiensi dan Ketahanan Bisnis di Era Digital
iPhone 18 Pro Max Kapasitas...
iPhone 18 Pro Max Kapasitas Baterai Diklaim Jauh Melampaui Samsung S26 Ultra
Setelah GTA 6 Dijual...
Setelah GTA 6 Dijual Rp1,4 Juta, Game Lain Ikut-Ikutan Naik!
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved