Perang Talenta Tech Dimulai! J&T Cargo Buka Jalur Cepat ke Shanghai
Selasa, 04 November 2025 - 05:38 WIB
loading...
Meraih penghargaan Best Partner of the Year 2025 dari KBRI Tiongkok, J&T Cargo mengumumkan ekspansi Global Talent Program. Foto: J&T
A
A
A
JAKARTA - Di tengah ketatnya persaingan industri logistik, PT J&T Cargo (J&T Cargo) mengambil langkah strategis dengan memperkuat investasi pada sektor sumber daya manusia (SDM) muda.
Komitmen ini mendapat pengakuan internasional setelah perusahaan dianugerahi penghargaan “Best Partner of the Year 2025” oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di China.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Duta Besar RI untuk China, H.E. Djauhari Oratmangun, bertepatan dengan acara temu pelajar di Beijing yang dihadiri oleh hampir seribu mahasiswa Indonesia.
Momen tersebut dimanfaatkan J&T Cargo untuk secara resmi memperkenalkan “Global Talent Program”.
Inisiatif ini dirancang sebagai koridor khusus bagi talenta muda Indonesia di luar negeri untuk menapaki jenjang karier internasional di sektor logistik modern.
Universitas Bina Nusantara (BINUS)
Universitas Bunda Mulia
Universitas Ma Chung
Universitas Universal
Universitas Prima Indonesia
Sepanjang 2025, J&T Cargo telah menggelar lebih dari 10 kegiatan kampus—mulai dari sharing session, office tour, hingga walk-in interview.
Shahin Maulana, Talent Acquisition & Employer Branding Manager J&T Cargo, memaparkan hasil kuantitatif dari inisiatif tersebut.
“Kami percaya, membangun hubungan erat antara dunia pendidikan dan industri adalah kunci untuk menyiapkan SDM yang relevan dengan tantangan masa depan,” ujar Shahin.
Hingga saat ini, J&T Cargo mencatat penyerapan tenaga kerja awal (entry-level) sebanyak lebih dari 50 mahasiswa.
Para talenta ini telah bergabung melalui berbagai jalur, termasuk Management Trainee, staf penuh waktu, dan program magang, serta kini berkontribusi di berbagai lini operasional.
Ini mengindikasikan strategi proaktif "jemput bola" ke pusat-pusat pendidikan terbukti efektif dalam pemenuhan kebutuhan SDM perusahaan.
Investasi J&T Cargo tidak berhenti pada rekrutmen. Perusahaan mengimplementasikan program upskilling lintas negara yang berfokus pada kompetensi teknis dan non-teknis. Karyawan muda difasilitasi pelatihan berkala, mencakup:
Excel for Business
Kursus bahasa Mandarin
Fotografi
Desain UI/UX
Selain itu, J&T Cargo memberikan insentif berupa kesempatan pelatihan langsung di Shanghai bagi karyawan berprestasi.
Langkah ini diambil untuk mempercepat pemahaman dinamika industri logistik di level global.
“Talenta muda adalah fondasi dari pertumbuhan berkelanjutan perusahaan. Kami ingin mereka tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memiliki wawasan global, etos kerja kuat, dan semangat kolaboratif,” jelas Shahin.
"Kami ingin menjembatani potensi lokal dengan kebutuhan industri global. Melalui berbagai inisiatif ini, J&T Cargo berkomitmen membangun ekosistem talenta logistik yang adaptif," tambah Shahin.
Secara korporat, operasional J&T Cargo didukung oleh standar manajemen internasional yang telah tersertifikasi, meliputi:
ISO 9001:2015 (Manajemen Mutu)
ISO 14001:2015 (Lingkungan)
ISO 45001:2018 (Kesehatan & Keselamatan Kerja)
ISO 27001:2013 (Keamanan Informasi)
Langkah-langkah strategis dalam akuisisi talenta dan kepatuhan standar ini menempatkan J&T Cargo sebagai pemain serius yang tidak hanya fokus pada ekspansi operasional, tetapi juga keberlanjutan organisasi melalui pengembangan SDM.[arabOpen][arabClose][arabOpen][arabClose][arabOpen][arabClose]
Komitmen ini mendapat pengakuan internasional setelah perusahaan dianugerahi penghargaan “Best Partner of the Year 2025” oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di China.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Duta Besar RI untuk China, H.E. Djauhari Oratmangun, bertepatan dengan acara temu pelajar di Beijing yang dihadiri oleh hampir seribu mahasiswa Indonesia.
Momen tersebut dimanfaatkan J&T Cargo untuk secara resmi memperkenalkan “Global Talent Program”.
Inisiatif ini dirancang sebagai koridor khusus bagi talenta muda Indonesia di luar negeri untuk menapaki jenjang karier internasional di sektor logistik modern.
Penetrasi Pasar Tenaga Kerja Domestik: Data dan Hasil
Di dalam negeri, strategi investasi human capital J&T Cargo telah dieksekusi secara terukur sejak 2024. Perusahaan secara proaktif menjalin kemitraan strategis dengan lima universitas di Indonesia, meliputi:Universitas Bina Nusantara (BINUS)
Universitas Bunda Mulia
Universitas Ma Chung
Universitas Universal
Universitas Prima Indonesia
Sepanjang 2025, J&T Cargo telah menggelar lebih dari 10 kegiatan kampus—mulai dari sharing session, office tour, hingga walk-in interview.
Shahin Maulana, Talent Acquisition & Employer Branding Manager J&T Cargo, memaparkan hasil kuantitatif dari inisiatif tersebut.
“Kami percaya, membangun hubungan erat antara dunia pendidikan dan industri adalah kunci untuk menyiapkan SDM yang relevan dengan tantangan masa depan,” ujar Shahin.
Hingga saat ini, J&T Cargo mencatat penyerapan tenaga kerja awal (entry-level) sebanyak lebih dari 50 mahasiswa.
Para talenta ini telah bergabung melalui berbagai jalur, termasuk Management Trainee, staf penuh waktu, dan program magang, serta kini berkontribusi di berbagai lini operasional.
Efisiensi Rekrutmen dan Pengembangan SDM
Data yang dipaparkan J&T Cargo menunjukkan korelasi langsung antara aktivitas employer branding di kampus (lebih dari 10 kegiatan) dengan hasil rekrutmen (lebih dari 50 talenta).Ini mengindikasikan strategi proaktif "jemput bola" ke pusat-pusat pendidikan terbukti efektif dalam pemenuhan kebutuhan SDM perusahaan.
Investasi J&T Cargo tidak berhenti pada rekrutmen. Perusahaan mengimplementasikan program upskilling lintas negara yang berfokus pada kompetensi teknis dan non-teknis. Karyawan muda difasilitasi pelatihan berkala, mencakup:
Excel for Business
Kursus bahasa Mandarin
Fotografi
Desain UI/UX
Selain itu, J&T Cargo memberikan insentif berupa kesempatan pelatihan langsung di Shanghai bagi karyawan berprestasi.
Langkah ini diambil untuk mempercepat pemahaman dinamika industri logistik di level global.
“Talenta muda adalah fondasi dari pertumbuhan berkelanjutan perusahaan. Kami ingin mereka tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memiliki wawasan global, etos kerja kuat, dan semangat kolaboratif,” jelas Shahin.
Proyeksi dan Komitmen Keberlanjutan
Sebagai bagian dari visi jangka panjang, J&T Cargo mengumumkan persiapan inisiatif baru bertajuk “Talent Connect”. Program ini akan diformat sebagai forum interaktif untuk menjembatani mahasiswa dengan praktisi industri."Kami ingin menjembatani potensi lokal dengan kebutuhan industri global. Melalui berbagai inisiatif ini, J&T Cargo berkomitmen membangun ekosistem talenta logistik yang adaptif," tambah Shahin.
Secara korporat, operasional J&T Cargo didukung oleh standar manajemen internasional yang telah tersertifikasi, meliputi:
ISO 9001:2015 (Manajemen Mutu)
ISO 14001:2015 (Lingkungan)
ISO 45001:2018 (Kesehatan & Keselamatan Kerja)
ISO 27001:2013 (Keamanan Informasi)
Langkah-langkah strategis dalam akuisisi talenta dan kepatuhan standar ini menempatkan J&T Cargo sebagai pemain serius yang tidak hanya fokus pada ekspansi operasional, tetapi juga keberlanjutan organisasi melalui pengembangan SDM.[arabOpen][arabClose][arabOpen][arabClose][arabOpen][arabClose]
(dan)
Lihat Juga :