Penuhi Target LDL-C, Daewoong Luncurkan Inovasi Kombinasi Dislipidemia
Kamis, 09 Oktober 2025 - 01:36 WIB
loading...
Daewoong Luncurkan Inovasi Kombinasi Dislipidemia. FOTO/ DOK SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Daewoong Pharmaceutical mempercepat langkahnya memasuki pasar Indonesia dengan menghadirkan terapi dislipidemia (kadar kolesterol atau lemak dalam darah terlalu tinggi atau tidak normal) terbaru pada kongres kardiologi terbesar di Indonesia, Annual Scientific
Meeting of the Indonesian Heart Association(ASMIHA) 2025.ASMIHA yang ke-34 ini merupakan konferensi ilmiah terbesar di Indonesia khususnya di bidang kardiovaskular.
National Institutes of Health (NIH) tahun ini, sekitar 40 juta orang dewasa di Indonesia mengalami kadar kolesterol LDL (LDL-C) tinggi yang meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular. Banyak yang belum mendapatkan terapi, sehingga menjadi faktor utama meningkatnya angka kematian akibat penyakit kardiovaskular.
Mayoritas pasien gagal mengontrol tekanan darah, memiliki prevalensi tinggi diabetes dan obesitas, serta minim partisipasi dalam program rehabilitasi jantung.
Baik In Hyun, Direktur Daewoong Pharmaceutical Indonesia, menyatakan, “Penyakit kardiovaskular adalah penyebab kematian nomor satu di Indonesia, namun banyak pasien masih gagal menurunkan LDLkolesterolnya secara efektif.”
Ia menambahkan, “Mengatasi kebutuhan medis yang belum terpenuhi adalah salah satu misi utama kami di Daewoong Indonesia, demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
”Terapi Dislipidemia Daewoong: Standar Baru Era “Lower is Better”Dalam ASMIHA, Daewoong menyelenggarakan simposium bertema “Evolving LDL-Cholesterol Management and Dual-Inhibition Therapy Strategies for High-Risk Cardiovascular Patients”.Dr. Ade Meidian Ambari,
Meeting of the Indonesian Heart Association(ASMIHA) 2025.ASMIHA yang ke-34 ini merupakan konferensi ilmiah terbesar di Indonesia khususnya di bidang kardiovaskular.
National Institutes of Health (NIH) tahun ini, sekitar 40 juta orang dewasa di Indonesia mengalami kadar kolesterol LDL (LDL-C) tinggi yang meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular. Banyak yang belum mendapatkan terapi, sehingga menjadi faktor utama meningkatnya angka kematian akibat penyakit kardiovaskular.
Mayoritas pasien gagal mengontrol tekanan darah, memiliki prevalensi tinggi diabetes dan obesitas, serta minim partisipasi dalam program rehabilitasi jantung.
Baik In Hyun, Direktur Daewoong Pharmaceutical Indonesia, menyatakan, “Penyakit kardiovaskular adalah penyebab kematian nomor satu di Indonesia, namun banyak pasien masih gagal menurunkan LDLkolesterolnya secara efektif.”
Ia menambahkan, “Mengatasi kebutuhan medis yang belum terpenuhi adalah salah satu misi utama kami di Daewoong Indonesia, demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
”Terapi Dislipidemia Daewoong: Standar Baru Era “Lower is Better”Dalam ASMIHA, Daewoong menyelenggarakan simposium bertema “Evolving LDL-Cholesterol Management and Dual-Inhibition Therapy Strategies for High-Risk Cardiovascular Patients”.Dr. Ade Meidian Ambari,
Lihat Juga :