Kiamat Pilot Tempur! Fury: Robot Jet Buatan AS Siap Kuasai Langit, Manusia Tinggal Nonton!

Senin, 02 Juni 2025 - 13:02 WIB
loading...
A A A
3. Manuver G-Force: Idealnya, ia akan mampu melakukan manuver hingga +9 Gs pada batas tertinggi dan hingga -3 Gs untuk waktu yang singkat, dengan operasi berkelanjutan pada +4,5 Gs. Sebagai perbandingan, beberapa pesawat tempur berawak dapat mempertahankan 6 Gs dengan operasi singkat hingga 10 atau 12 Gs. Namun, manuver G-force yang sangat tinggi ini berbahaya bagi pilot dan dapat menyebabkan cedera fisik permanen, sehingga jarang dilakukan. Dengan Fury, batasan fisik pilot tidak lagi menjadi penghalang.

4. Pesawat ini berukuran 20 kaki (sekitar 6,1 meter) panjang dengan rentang sayap 17 kaki (sekitar 5,2 meter). Fury dilengkapi dengan mesin turbofan komersial Williams FJ44-4M. Penggunaan mesin komersial yang siap pakai memungkinkan produksi dimulai dengan cepat, sesuai dengan tujuan Anduril dalam potensi akuisisi Fury oleh Angkatan Udara. Fury memiliki dua hardpoint yang dapat membawa dua rudal AIM-120 AMRAAM untuk pertempuran udara-ke-udara, meskipun muatannya dapat berubah seiring kemajuan pengembangan dan perubahan persyaratan misi.

Revolusi Perang: Jet Tempur Otonom Pertama di Dunia
Kiamat Pilot Tempur! Fury: Robot Jet Buatan AS Siap Kuasai Langit, Manusia Tinggal Nonton!

Pengembangan Fury adalah bagian dari program Collaborative Combat Aircraft (CCA) Angkatan Udara AS. Program ini membayangkan pesawat berawak terbang bersama dengan drone otonom. Fury menggunakan perangkat lunak Lattice Artificial Intelligence milik Anduril sehingga dapat diprogram untuk beroperasi dalam kondisi tertentu, sementara AI membuat penyesuaian untuk mengidentifikasi, memilih, dan menyerang target. Idealnya, setidaknya satu Fury akan terbang bersama pesawat canggih seperti F-35 Lightning II. Jika menemukan target, Fury akan menyerang di luar jangkauan F-35, memastikan keselamatan pesawat berawak.

Ini adalah lompatan teknologi ke depan yang telah menjadi bahan impian dan mimpi buruk selama bertahun-tahun. Menciptakan mesin pembunuh otonom memang memiliki penentangnya. Namun, Brian Schimpf, CEO Anduril, meyakinkan bahwa sistem ini cerdas, tidak seperti ranjau darat. Fury akan mampu mengidentifikasi potensi target dan menyerang, tetapi manusia selalu dapat campur tangan dan memicu kill switch atau mengubah parameter targetnya. Sebuah jaminan etika di tengah kecanggihan teknologi.

Baca Juga: China Siapkan Pesawat Induk Drone Pertama di Dunia, Mampu Lepaskan 100 UAV Kamikaze di Langit

Salah satu keuntungan melanjutkan proyek Fury adalah bahwa membangun dan mengoperasikannya lebih murah daripada pesawat berawak tradisional. Bagian-bagian seperti roda pendaratan dapat dikerjakan di bengkel mana pun di Amerika. Item lainnya lebih mudah untuk dibuat daripada suku cadang yang ditemukan pada jet tempur generasi kelima yang canggih. Meskipun demikian, Anduril belum mengungkapkan biaya pesawat ini, meskipun perkiraan menempatkannya antara USD25 juta dan USD30 juta (sekitar Rp400 miliar hingga Rp480 miliar). Angka ini secara signifikan lebih murah daripada F-35, dan memiliki wingman robotik hanya akan meningkatkan kemampuan bertahan hidup dan daya mematikan pesawatberawak.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Kelemahan MQ-9 Reaper...
Kelemahan MQ-9 Reaper AS oleh Sistem Pertahanan Udara Iran Dibeberkan
Intelijen AS Sebut Iran...
Intelijen AS Sebut Iran Siapkan Drone yang Lebih Canggih dari yang Ada Sekarang
Berteknologi Canggih,...
Berteknologi Canggih, Kuba Siap Borong Drone Buatan Rusia dan Iran
Gara-gara Senjata Murahan...
Gara-gara Senjata Murahan Iran, Negara Teluk Siap Borong Drone Paket Hemat
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
Drone dan Rudal Merusak...
Drone dan Rudal Merusak Bandara Kuwait, Beberapa Orang Terluka, Penerbangan Terganggu
Rekomendasi
Harga Emas Bangkit usai...
Harga Emas Bangkit usai Trump Sebut Selat Hormuz Dibuka Pekan Ini
Dari SPBU ke Meja Makan:...
Dari SPBU ke Meja Makan: Rantai Dampak Kenaikan BBM terhadap Kesejahteraan
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp4.000 per Gram, Simak Rinciannya
Berita Terkini
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Mengapa iPhone 11 Masih...
Mengapa iPhone 11 Masih Didukung iOS 27? Ini Jawabannya
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Pembaruan Windows 11...
Pembaruan Windows 11 Menyebabkan Serangkaian Bug Serius
Padukan Semangat Sepak...
Padukan Semangat Sepak Bola dan Teknologi, Lexar Rilis Seri Penyimpanan Resmi AFA Berdesain Ikonik Nomor 10
Infografis
4 Keunggulan Jet Tempur...
4 Keunggulan Jet Tempur Canggih J-35 Buatan China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved