Profil Yoshinori Ohsumi, Peneliti Jepang yang Mendapat Nobel setelah Meneliti Manfaat Puasa
Sabtu, 08 Maret 2025 - 21:02 WIB
loading...
A
A
A
Bahkan, karena autofagi bisa membantu menghilangkan sel-sel yang rusak atau berpotensi menjadi kanker, ada indikasi bahwa puasa juga dapat berperan dalam pencegahan penyakit tersebut.
Baca Juga: Apa Tujuan dari Puasa Ramadan Berdasarkan Al Quran dan Hadis?
Berkat pencapaian tentang autofagi, Ohsumi dianugerahi Penghargaan Nobel dalam Kedokteran pada 2016. Setelahnya, ia juga dikenal sebagai salah satu ilmuwan paling berpengaruh di bidang biologi sel.
Demikian ulasan mengenai profil Yoshinori Ohsumi, peneliti Jepang yang meraih nobel usai menelitimanfaatpuasa.
Baca Juga: Apa Tujuan dari Puasa Ramadan Berdasarkan Al Quran dan Hadis?
Berkat pencapaian tentang autofagi, Ohsumi dianugerahi Penghargaan Nobel dalam Kedokteran pada 2016. Setelahnya, ia juga dikenal sebagai salah satu ilmuwan paling berpengaruh di bidang biologi sel.
Demikian ulasan mengenai profil Yoshinori Ohsumi, peneliti Jepang yang meraih nobel usai menelitimanfaatpuasa.
(dan)
Lihat Juga :