Bisakah Kita Mengambil Kenangan dari Otak Orang yang Telah Meninggal?
Rabu, 01 Januari 2025 - 08:45 WIB
loading...
Pertanyaan untuk mengambil kenangan dari otak orang yang sudah meninggal menarik dipahami. Foto: ist
A
A
A
JAKARTA - Bisakah kita mengambil kenangan dari otak seseorang yang telah meninggal? Pertanyaan ini yang terus berupaya dicari jawabannya oleh para ilmuwan.
Mengambil beberapa bagian dari kenangan ternyatamasih mungkin. Tetapi kemungkinan akan sangat sulit secara teknis, kata Don Arnold, seorang ahli saraf di University of Southern California, kepada Live Science.
Dengan teknologi saat ini, mengambil kenangan dari orang yang sudah meninggal mungkin akan seperti ini:
1. Pertama, identifikasi kumpulan sel otak, atau neuron, yang mengkodekan memori tertentu di otak dan pahami bagaimana mereka terhubung.
2. Kemudian, aktifkan neuron-neuron tersebut untuk membuat jaringan saraf perkiraan, algoritma pembelajaran mesin yang meniru cara kerja otak.
Kenangan dikodekan oleh kelompok neuron, kata Arnold. Kenangan jangka pendek dan jangka panjang terbentuk di hipokampus. Bagian otak lain menyimpan berbagai aspek memori, seperti emosi dan detail sensorik lainnya, menurut Klinik Cleveland.
Kelompok neuron yang terkait dengan memori tunggal meninggalkan jejak fisik di otak yang disebut engram, kata Arnold.
Mengambil beberapa bagian dari kenangan ternyatamasih mungkin. Tetapi kemungkinan akan sangat sulit secara teknis, kata Don Arnold, seorang ahli saraf di University of Southern California, kepada Live Science.
Dengan teknologi saat ini, mengambil kenangan dari orang yang sudah meninggal mungkin akan seperti ini:
1. Pertama, identifikasi kumpulan sel otak, atau neuron, yang mengkodekan memori tertentu di otak dan pahami bagaimana mereka terhubung.
2. Kemudian, aktifkan neuron-neuron tersebut untuk membuat jaringan saraf perkiraan, algoritma pembelajaran mesin yang meniru cara kerja otak.
Kenangan dikodekan oleh kelompok neuron, kata Arnold. Kenangan jangka pendek dan jangka panjang terbentuk di hipokampus. Bagian otak lain menyimpan berbagai aspek memori, seperti emosi dan detail sensorik lainnya, menurut Klinik Cleveland.
Kelompok neuron yang terkait dengan memori tunggal meninggalkan jejak fisik di otak yang disebut engram, kata Arnold.
Lihat Juga :