Tren Smart Lighting 2024: Pintu Masuk Generasi Muda ke Ekosistem Smarthome

Selasa, 12 November 2024 - 12:28 WIB
loading...
Tren Smart Lighting...
Tren smart lighting di Indonesia pada tahun 2024 diperkirakan akan terus meningkat, didorong oleh adopsi teknologi yang tinggi di kalangan generasi muda dan harga yang semakin terjangkau. Foto: Signify Indonesia
A A A
JAKARTA - Smart lighting kian populer di Indonesia, terutama di kalangan generasi muda. Harga yang semakin terjangkau menjadikannya pilihan menarik untuk meningkatkan kenyamanan dan menjajaki ekosistem smarthome.

Menurut Statista (2023), pasar smart lighting global diproyeksikan mencapai USD25,8 miliar pada 2027, naik dari USD11,3 miliar di 2021.

Laporan ResearchAndMarkets menyebut bahwa integrasi smart lighting dengan Artificial Intelligence (AI) dan Internet of Things (IoT) menjadi tren utama.

Burhan Noor Sahid, Marketing Manager Consumer, Signify Commercial Indonesia menyebut ada beberapa hal yang membuat pertumbuhan pasar smart lighting sangat tinggi, termasuk di Indonesia.

Pertama, karena adopsi smartphone yang tinggi. “Smartphone menjadi pusat kendali smart lighting, memudahkan penggunaan dan personalisasi,” ungkapnya.

Kedua, harga semakin terjangkau. “Produk smart lighting semakin beragam dengan harga yang lebih kompetitif,” beber Burhan. Terakhir adalah meningkatnya kesadaran akan smarthome. “Generasi muda tertarik dengan konsep rumah pintar yang modern dan efisien,” ungkap Burhan.

Smart Lighting Jadi Pintu Masuk ke Smart Home di Indonesia
Tren Smart Lighting 2024: Pintu Masuk Generasi Muda ke Ekosistem Smarthome

Smart lighting tidak hanya meningkatkan kenyamanan, tetapi juga menjadi pintu masuk bagi generasi muda untuk menikmati berbagai manfaat ekosistem smarthome. Foto: Sindonews/Danang Arradian

Memang belum ada data spesifik tentang pasar smart lighting di Indonesia. Namun, Burhan menyebut bahwa peningkatan penjualan smart home device secara umum mengindikasikan tren positif.

Ini bisa dilihat juga dari tingginya penjualan smart lighting di platform e-commerce seperti Tokopedia, Shopee, dan Lazada yang menunjukkan peningkatan.

Burhan menyebut bahwa smart lighting sering menjadi langkah awal bagi generasi muda untuk mengadopsi smarthome. “Kemudahan penggunaan dan harga terjangkau menjadikannya pilihan yang menarik,” ungkapnya.

Tren Smart Lighting 2024: Pintu Masuk Generasi Muda ke Ekosistem Smarthome

Principal Lighting Designer Artmosphere Lighting Design Thomas Agung Jonathan (tengah) danMarketing Manager Consumer Signify Commercial Indonesia Burhan Noor Sahid (kiri). Foto: Sindonews/Danang Arradian

Principal Lighting Designer Artmosphere Lighting Design Thomas Agung Jonathan mengatakan, smart lighting bisa meningkatkan kualitas hidup.

“Teknologi smart lighting sudah semakin canggih. Bisa merubah mood ruangan sesuai keinginan. Ada sensor-sensor dan otomatisasi sehingga tidak report menyalakan dan mematikan lampu. Bahkan pengaturan seolah-olah di rumah kosong yang ditinggal lampu bisa menyala otomatis, yang berdampak pada keamanan. Hal-hal seperti ini yang membuat eksperiens hidup lebih baik,” katanya.

Marketing Manager Consumer Signify Commercial Indonesia Burhan Noor Sahid menambahkan, lewat aplikasi WiZ Connected, pengguna bisa melakukan otomatisasi dan penjadwalan. “Misalnya pukul 5 sore lampu menyala dan pukul 6 pagi mati. Atau, mengatur ritme agar menyala atau matinya lampu pelan-pelan dan berlahan,” ungkap Burhan.

Bahkan, Burhan menyebut bahwa lampu WiZ sudah dibekali teknologi SpaceSense yang bekerja dengan gelombang WiFi untuk menyalakan dan mematikan lampu WiZ saat penggunanya bergerak di dalam rumah. “Lampu baru akan menyala ketika Anda masuk ke ruangan,” ungkapnya.

Menurut Burhan, seiring semakin tingginya pengguna smart lighting atau connected lighting ini maka kebutuhan terhadap personalisasi juga semakin tinggi. “Konsumen jadi inginnya macam-macam, dan kami berupaya memenuhi kebutuhan mereka. Smart lighting memungkinkan personalisasi pencahayaan sesuai mood dan aktivitas. Hal ini sesuai dengan gaya hidup generasi muda yang dinamis. Saat membeli rumah baru, smart lighting sekarang sangat penting,” ungkapnya.

Diawali dari Ruang Keluarga
Tren Smart Lighting 2024: Pintu Masuk Generasi Muda ke Ekosistem Smarthome

Jika ingin mulai menggunakan smart lighting, ruangan mana dulu yang diprioritaskan? Thomas Agung Jonathan menyebut, idealnya adalah ruangan yang paling sering dipakai. “Diawali dari ruang keluarga, kemudian ruang tidur, ruang makan, dan selanjutnya ruang hobi,” ungkapnya.



Saat mendesain pencahayaan untuk ruangan, Thomas menyarankan konsumen harus mengetahui hal-hal seperti: “Siapa penggunanya? Apa aktivitasnya? Pengalaman apa yang ingin didapatkan? Dimana posisi lampu paling tepat? Spesifikasi lampunya seperti apa? Dan pengaturan/kontrolnya nanti bagaimana?,” bebernya.

Bahkan, Thomas menyebut dengan 1 bulb/lampu saja mood ruangan bisa langsung berubah. “Karena pencahayaan bisa membangun energi dan vibes. Dengan smart lighting kita tidak harus mengubah dekor atau bahkan renovasi ruangan,”tutupnya.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kolaborasikan AI dan...
Kolaborasikan AI dan Kenyamanan, Orpin Smart Home Dibuka di Grand Metropolitan Bekasi
Smart Lighting: Rahasia...
Smart Lighting: Rahasia Rumah Estetik ala Generasi Muda
Signify: Lampu LED Hemat...
Signify: Lampu LED Hemat Energi dan Terjangkau Bakal Jadi Tren di 2024
Signify Ungkap 3 Tren...
Signify Ungkap 3 Tren Lampu LED yang Paling Dicari Konsumen Online Sepanjang 2023
Apa Itu Smart Home?...
Apa Itu Smart Home? Simak Penjelasan dan Kelebihannya
Revolusi Industri 4.0...
Revolusi Industri 4.0 Akan Dongkrak Penggunaan Teknologi AI
Kerepotan Buat Fitur...
Kerepotan Buat Fitur Lebih Canggih, Produksi Google Nest Dihentikan
Hannochs Percaya Diri...
Hannochs Percaya Diri Jual Lampu Pintar Hanya Rp100 Ribuan
Kohler Luncurkan Jamban...
Kohler Luncurkan Jamban Pintar Seharga Toyota Agya
Rekomendasi
20 Contoh Soal Tes Potensi...
20 Contoh Soal Tes Potensi Akademik (TPA) Bappenas, Lengkap Beserta Pembahasannya!
Suzuki Fronx Bakal Dijual...
Suzuki Fronx Bakal Dijual di Indonesia, Begini Bentuknya
Prabowo Ngaku Diejek...
Prabowo Ngaku Diejek dan Diancam Gara-gara Berantas Korupsi: Saya Tak Gentar, Rela Mati untuk Rakyat
Berita Terkini
Ternyata Aksi Buruh...
Ternyata Aksi Buruh Sudah Ada Sejak Zaman Firaun dan Romawi, Ini Jejaknya
1 jam yang lalu
Kucing Modern Diklaim...
Kucing Modern Diklaim Berasal dari Ritual Suci Bangsa Mesir Kuno
2 jam yang lalu
Tentara Robotik China...
Tentara Robotik China Bikin Para Ahli Khawatir
4 jam yang lalu
Spesies Kepiting China...
Spesies Kepiting China Ditemukan di Sungai AS
5 jam yang lalu
Lebih dari Sekadar Layar,...
Lebih dari Sekadar Layar, HUAWEI Mate XT dan X6 Mengantarkan Era Keemasan Ponsel Lipat
15 jam yang lalu
XLSMART Perluas dan...
XLSMART Perluas dan Perkuat Layanan di Jatim, Bali, dan Nusa Tenggara
20 jam yang lalu
Infografis
2 Negara NATO akan Kirim...
2 Negara NATO akan Kirim Jet Tempur dan Kapal Perang ke Ukraina
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved