Kerepotan Buat Fitur Lebih Canggih, Produksi Google Nest Dihentikan

Minggu, 09 April 2023 - 13:11 WIB
loading...
Kerepotan Buat Fitur...
Google menyarankan agar pengguna beralih ke perangkat khusus yang lebih baik dari Google Nest. Foto/DOK. Google.
A A A
JAKARTA - Google akhirnya angkat tangan untuk membuat Google Nest lagi. Mereka akhirnya menghentikan produksi Google Nest tahun depan. Tepatnya pada April 2024

Google Nest diketahui merupakan perangkat rumah pintar atau smart home buatan Google. Perangkat tersebut dapat tampil dalam bentuk speaker, layar, pendeteksi asap, thermostat, kamera, hingga sistem pengamanan.

Produk Google Nest merupakan hasil kolaborasi Google dengan Nest Lab yang didirikan oleh insinyur terkenal yang ikut mendirikan Apple, Tony Fadell dan Matt Rogers.

Keputusan menghentikan produksi Google Nest diumumkan Google melalui blog resmi mereka. Dalam blog itu perusahaan yang berbasis di Mountain View, California, Amerika Serikat itu mengatakan saat ini membuat update fitur-fitur canggih di produk Google Nest jadi sebuah tantangan besar.

Baca juga : Nah Loh, Ilmuwan Temukan Fakta Bunuh Diri Meningkat saat Bulan Purnama

Kerepotan Buat Fitur Lebih Canggih, Produksi Google Nest Dihentikan


“Saat kami melihat apa yang diperlukan untuk mendukung kebutuhan Anda di masa mendatang, kami menyadari tantangan terbesar untuk terus memperbarui produk ini karena saat ini sudah banyak perangkat yang lebih baru dan lebih baik tersedia di pasar,” tulis Google.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Uni Eropa Perintahkan...
Uni Eropa Perintahkan Google Membuka Fitur AI Android
Samsung dan Google Mulai...
Samsung dan Google Mulai Serang Apple dengan Fitur Ini
MacBook Air Makin Mahal,...
MacBook Air Makin Mahal, M1 Baru Rp8 Jutaan dan Bekas Rp6 Jutaan Masih Layak Dibeli?
Google Luncurkan Gemini...
Google Luncurkan Gemini 3.5 Live Translate, Terjemahkan Bahasa secara Real-time
OpenAI dan NVIDIA Mengadopsi...
OpenAI dan NVIDIA Mengadopsi Teknologi Watermark AI Google
Google Merombak Bilah...
Google Merombak Bilah Pencariannya setelah 25 Tahun Diperkenalkan
Perkuat Kolaborasi,...
Perkuat Kolaborasi, Google Siap Dukung Revisi UU Hak Cipta
Workshop di Makassar,...
Workshop di Makassar, Tri Tito Karnavian Ingatkan Orang Tua Wajib Hadir dalam Aktivitas Digital Anak
Generasi Muda Diingatkan...
Generasi Muda Diingatkan Bijak Gunakan Gadget dan Media Sosial, Jangan Abaikan Kewajiban
Rekomendasi
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan Hakim, Pengacara Jokowi Tawarkan Restorative Justice
Berita Terkini
Akankah iPhone 20 Pro...
Akankah iPhone 20 Pro Max Memiliki Layar Terbesar dalam Sejarah?
Meta Kembangkan Aplikasi...
Meta Kembangkan Aplikasi Prediksi Pasar Mirip Polymarket
Samsung Bentuk Divisi...
Samsung Bentuk Divisi Robotika Khusus Mempercepat Strategi AI
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
Teknologi Deteksi Deepfake...
Teknologi Deteksi Deepfake Nvidia Mencapai Akurasi 94%
Infografis
Indonesia-AS Teken Perjanjian...
Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved