Gara-gara AI Semakin Pintar, Matt Lowrie Tinggalkan Google

Selasa, 19 Mei 2026 - 21:09 WIB
loading...
Gara-gara AI Semakin...
Matt Lowrie Foto/. Business Insider
A A A
CUPERTINO - Setelah hampir 20 tahun bekerja di Google, seorang insinyur berusia 55 tahun memutuskan untuk berhenti karena merasa tidak mampu mengikuti gelombang AI yang mengubah cara kita memprogram.

Matt Lowrie, yang tinggal di Colorado (AS), bergabung dengan Google pada tahun 2006 sebagai insinyur pengujian. Ia bekerja di perusahaan teknologi tersebut selama 19 tahun sebelum mengajukan pengunduran diri pada akhir tahun 2025 untuk pensiun dini.

Berbicara kepadaBusiness Insider, Lowrie mengatakan bahwa tahun-tahun awalnya di Google sangat menyenangkan, ketika para insinyur bebas bereksperimen dengan ide-ide dan merasa bahwa "apa pun mungkin terjadi."

Selama hampir dua dekade di Google, ia terlibat dalam berbagai bidang, mulai dari perangkat lunak 3D dan aplikasi web online hingga Google Now dan platform komputasi awan.

Namun, sekitar tahun 2024, Lowrie mulai merasakan pergeseran arah Google karena kecerdasan buatan (AI) semakin menjadi pusat pengembangan produk. Dia mencatat bahwa perusahaan juga mendorong para insinyur untuk menggunakan AI untuk membantu dalam pemrograman.

"Meskipun saya tertarik pada pembelajaran mesin, saya tetap skeptis tentang penerapan AI dengan cara ini,"kata Lowrie, menambahkan bahwa yang mengkhawatirkannya bukan hanya risiko AI menggantikan pekerjaan teknik, tetapi juga meningkatnya perasaan kehilangan minat pada pemrograman.

"Setelah bertahun-tahun menulis kode, menggunakan AI terasa seperti saya meminta orang lain menulis kode dan kemudian kembali untuk memperbaiki apa yang tidak berfungsi,"kata Lowrie."Saya tidak lagi merasa sedang membangun sesuatu dari awal dan menemukan solusi menarik saya sendiri."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
Acer Luncurkan Dua Kacamata...
Acer Luncurkan Dua Kacamata Pintar dengan Gambar Virtual 172 Inci
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AI Dilibatkan Langsung dalam Operasi Medis
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
Buku Saku Digital Well-being...
Buku Saku Digital Well-being Jadi Panduan Orang Tua Awasi Aktivitas Digital Anak
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
Pesantren dan AI, Cucun...
Pesantren dan AI, Cucun Tekankan Pentingnya Etika serta Nilai Keagamaan dalam Teknologi
Rekomendasi
Parah, FIFA Angkat Tangan...
Parah, FIFA Angkat Tangan Biarkan Wasit Resmi Piala Dunia 2026 Ditolak Masuk AS
Audi Nuvolari Spyder...
Audi Nuvolari Spyder versi Konvertibel Akan segera Diluncurkan
Premier Padel Valencia...
Premier Padel Valencia 2026 Hadir Pekan Ini, Saksikan Aksi Para Bintang Padel Dunia di VISION+
Berita Terkini
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Mantap! Telkom Bagikan...
Mantap! Telkom Bagikan Dividen Saham Rp21,9 Triliun dari Hasil Buku 2025
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
Hadirkan Panggung Hiburan...
Hadirkan Panggung Hiburan dan Aksi Sosial, Truk SnackVideo 2026 Keliling Berbagai Daerah
BRIN Teliti Rafflesia...
BRIN Teliti Rafflesia Anambas yang Viral, Bunga Langka Jenis Baru?
Infografis
5 Cara Cepat Menemukan...
5 Cara Cepat Menemukan Lokasi Terdekat dengan Google Maps
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved