Gara-gara AI Semakin Pintar, Matt Lowrie Tinggalkan Google
Selasa, 19 Mei 2026 - 21:09 WIB
loading...
A
A
A
Mantan insinyur Google itu juga mengakui kesulitan beradaptasi dengan cepat terhadap cara kerja baru, sementara rekan-rekan yang lebih muda merasa pengkodean AI lebih mudah dipahami.
"Jika itu arah yang dituju Google, saya rasa saya mungkin terlalu tua untuk mengikutinya,"kata Lowrie.
Pada November 2025, ia memutuskan untuk pensiun di usia 55 tahun setelah mengumpulkan dana yang cukup untuk pensiun dini.
Namun, pandangan Lowrie tentang AI secara bertahap berubah setelah meninggalkan Google.
Dia mengatakan bahwa dia menggunakan Gemini untuk membuat alat pencarian pertandingan Piala Dunia berdasarkan tim dan kota. AI tersebut juga membantunya mendesain antarmuka aplikasi berdasarkan sketsa yang digambar tangan.
"Jika saya melakukannya secara manual, itu bisa memakan waktu berjam-jam,"katanya, sambil mengakui bahwa AI memang merupakan alat yang secara signifikan meningkatkan produktivitas.
"Jika itu arah yang dituju Google, saya rasa saya mungkin terlalu tua untuk mengikutinya,"kata Lowrie.
Pada November 2025, ia memutuskan untuk pensiun di usia 55 tahun setelah mengumpulkan dana yang cukup untuk pensiun dini.
Namun, pandangan Lowrie tentang AI secara bertahap berubah setelah meninggalkan Google.
Dia mengatakan bahwa dia menggunakan Gemini untuk membuat alat pencarian pertandingan Piala Dunia berdasarkan tim dan kota. AI tersebut juga membantunya mendesain antarmuka aplikasi berdasarkan sketsa yang digambar tangan.
"Jika saya melakukannya secara manual, itu bisa memakan waktu berjam-jam,"katanya, sambil mengakui bahwa AI memang merupakan alat yang secara signifikan meningkatkan produktivitas.
Lihat Juga :