TikTok Ajak Pengguna Berpikir Kritis untuk Hindari Hoaks
Minggu, 10 November 2024 - 07:00 WIB
loading...
A
A
A
Dalam diskusi ini, TikTok memperkenalkan beberapa fitur keamanan untuk membantu pengguna mengenali konten yang kredibel. Salah satu fitur tersebut adalah pelabelan akun dan konten, di mana akun figur publik diberi tanda centang “Terverifikasi” untuk memastikan keabsahan akun tersebut.
Selain itu, TikTok juga menambahkan tag peringatan pada konten yang belum terverifikasi, seperti yang diterapkan pada 9,5 juta video selama Pemilu Indonesia. Fitur lain, seperti ‘Tidak Tertarik’ dan ‘Laporkan’, dirancang untuk memberi keleluasaan bagi pengguna dalam menyaring konten yang sesuai dengan minat mereka serta melaporkan pelanggaran yang ditemukan.
TikTok juga menyediakan laman sumber daya khusus, seperti Pusat Panduan Pilkada 2024, yang berisi informasi kredibel untuk mendukung masyarakat dalam mengakses informasi yang akurat.
Mira Sahid, Wakil Ketua Umum SIBERKREASI, mengapresiasi langkah ini dan mengajak masyarakat untuk memanfaatkan fitur keamanan dalam memerangi misinformasi. TikTok juga terus berkolaborasi dengan Dewan Penasihat Keamanan, peneliti, dan pakar literasi media untuk memperkuat kebijakan platform.
Selain itu, TikTok juga menambahkan tag peringatan pada konten yang belum terverifikasi, seperti yang diterapkan pada 9,5 juta video selama Pemilu Indonesia. Fitur lain, seperti ‘Tidak Tertarik’ dan ‘Laporkan’, dirancang untuk memberi keleluasaan bagi pengguna dalam menyaring konten yang sesuai dengan minat mereka serta melaporkan pelanggaran yang ditemukan.
TikTok juga menyediakan laman sumber daya khusus, seperti Pusat Panduan Pilkada 2024, yang berisi informasi kredibel untuk mendukung masyarakat dalam mengakses informasi yang akurat.
Mira Sahid, Wakil Ketua Umum SIBERKREASI, mengapresiasi langkah ini dan mengajak masyarakat untuk memanfaatkan fitur keamanan dalam memerangi misinformasi. TikTok juga terus berkolaborasi dengan Dewan Penasihat Keamanan, peneliti, dan pakar literasi media untuk memperkuat kebijakan platform.
(wbs)
Lihat Juga :