Kehebatan Jet Tempur J-10C China, Bikin Mesir Berpaling dari F-16 Amerika
Rabu, 11 September 2024 - 20:00 WIB
loading...
A
A
A
Minat Mesir terhadap jet tempur China tidak hanya terbatas pada J-10C, tetapi juga pada J-31, jet tempur siluman generasi kelima. J-31 dipandang sebagai aset strategis untuk melawan F-35 Israel.
Fitur siluman canggih J-31, kemampuan menghindari radar, dan sistem persenjataannya yang modern menjadikannya kandidat serius untuk memodernisasi kemampuan udara Mesir dan mempertahankan keseimbangan kekuatan di kawasan ini. Kemampuannya untuk melakukan pengeboman, interdiksi, dan dukungan udara jarak dekat semakin memperkuat minat Mesir, terutama dalam konteks geopolitik di mana negara ini berusaha mendiversifikasi sumber pertahanannya sebagai tanggapan terhadap sanksi terhadap Rusia dan hubungan AS-Israel.
Kemitraan pertahanan China dan Mesir memiliki sejarah panjang, dimulai sejak tahun 1970-an. Selama beberapa dekade, kemitraan ini telah menjadi lebih kuat dengan pasokan berbagai peralatan militer China, termasuk kapal selam, kapal perusak, kapal rudal, dan pesawat terbang.
Kebijakan non-interferensi China dan pendekatan strategisnya terhadap ekspor senjata, bebas dari syarat politik, menjadikan kerja sama ini sangat menarik bagi Mesir. Selain itu, China menawarkan harga kompetitif dan transfer teknologi canggih, memfasilitasi proyek produksi bersama. Hal ini memungkinkan Mesir terus memodernisasi angkatan bersenjatanya sambil mendiversifikasi kemitraan internasionalnya.
Fitur siluman canggih J-31, kemampuan menghindari radar, dan sistem persenjataannya yang modern menjadikannya kandidat serius untuk memodernisasi kemampuan udara Mesir dan mempertahankan keseimbangan kekuatan di kawasan ini. Kemampuannya untuk melakukan pengeboman, interdiksi, dan dukungan udara jarak dekat semakin memperkuat minat Mesir, terutama dalam konteks geopolitik di mana negara ini berusaha mendiversifikasi sumber pertahanannya sebagai tanggapan terhadap sanksi terhadap Rusia dan hubungan AS-Israel.
Kemitraan pertahanan China dan Mesir memiliki sejarah panjang, dimulai sejak tahun 1970-an. Selama beberapa dekade, kemitraan ini telah menjadi lebih kuat dengan pasokan berbagai peralatan militer China, termasuk kapal selam, kapal perusak, kapal rudal, dan pesawat terbang.
Kebijakan non-interferensi China dan pendekatan strategisnya terhadap ekspor senjata, bebas dari syarat politik, menjadikan kerja sama ini sangat menarik bagi Mesir. Selain itu, China menawarkan harga kompetitif dan transfer teknologi canggih, memfasilitasi proyek produksi bersama. Hal ini memungkinkan Mesir terus memodernisasi angkatan bersenjatanya sambil mendiversifikasi kemitraan internasionalnya.
(msf)
Lihat Juga :