Jangan Lengah! 5 Juta Ancaman Online Mengintai Pengguna Internet Indonesia

Senin, 02 September 2024 - 08:01 WIB
loading...
Jangan Lengah! 5 Juta...
Ancaman siber di Indonesia semakin meningkat, dan pengguna internet perlu meningkatkan kewaspadaan dan perlindungan siber mereka. Foto: ist
A A A
JAKARTA - Perkembangan teknologi yang pesat di Indonesia tidak hanya membawa manfaat, tetapi juga mengundang ancaman siber yang semakin canggih.

Laporan Kaspersky Security Network (KSN) mengungkapkan bahwa pada kuartal II 2024, hampir 5 juta ancaman online berhasil digagalkan Kaspersky, menunjukkan betapa rentannya pengguna internet di Indonesia terhadap serangan siber.

Penurunan Upaya Serangan, Tapi Ancaman Tetap Tinggi

Meskipun terdapat penurunan sebesar 38,08% dalam upaya serangan siber dibandingkan periode yang sama tahun lalu, angka 4,785,898 deteksi ancaman daring pada kuartal II 2024 tetaplah mengkhawatirkan.

Selain itu, lebih dari 8 juta ancaman lokal juga terdeteksi, menunjukkan bahwa serangan siber tidak hanya berasal dari dunia maya, tetapi juga dari perangkat-perangkat yang terhubung secara offline.

“Di tengah lanskap ancaman siber yang terus berkembang, penting bagi setiap individu untuk memiliki kebersihan siber yang baik. Penting bagi pengguna untuk memiliki jawaban atas semua kemungkinan skenario,” kata Yeo Siang Tiong, General Manager untuk Asia Tenggara dan Negara Berkembang Asia di Kaspersky.

Indonesia: Target Menarik bagi Penjahat Siber

Indonesia, dengan jumlah pengguna internet yang besar dan terus bertambah, menjadi target menarik bagi para pelaku kejahatan siber.

Berdasarkan laporan KSN, 18,4% pengguna internet di Indonesia diserang oleh ancaman berbasis web pada kuartal II 2024, menempatkan Indonesia di peringkat ke-105 di dunia dalam hal bahaya yang terkait dengan penjelajahan web.

Pentingnya Kesadaran dan Perlindungan Siber

Untuk menghadapi ancaman siber yang semakin kompleks, kesadaran dan perlindungan siber menjadi kunci. Nah, berikut beberapa tips yang bisa dilakukan:
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ternyata 5,16 Miliar...
Ternyata 5,16 Miliar Serangan Siber Terjadi di Indonesia 2025
Kejahatan AI Tidak Terkendali,...
Kejahatan AI Tidak Terkendali, Eropa Awasi Ketat Deepfake
Perkuat Keamanan Siber...
Perkuat Keamanan Siber Nasional, Teknologi dari Korsel Dihadirkan
18 Juta Serangan Siber...
18 Juta Serangan Siber Mengguncang Asia Tenggara, Indonesia Diserang 3 Juta Kali
Dibobol 1.000 Kasus...
Dibobol 1.000 Kasus Sehari: Mengapa Penipuan Digital di Indonesia 4 Kali Lipat Lebih Ganas?
Keamanan Siber: Saat...
Keamanan Siber: Saat Ancaman AI Global Ditangkis Inovasi Lokal Indonesia
Akademisi UI: Indonesia...
Akademisi UI: Indonesia Perlu Regulasi Atasi Ancaman Spionase dan Siber
3 Pelaku Pembobolan...
3 Pelaku Pembobolan Bank Jambi Senilai Rp144,82 Miliar Jadi Tersangka
Operasi Siber China...
Operasi Siber China Diduga Targetkan Uyghur, Tibet, Hong Kong, dan Taiwan
Rekomendasi
Sinopsis Terlanjur Mencintaimu...
Sinopsis 'Terlanjur Mencintaimu' Eps 21: Elio Diam-Diam Terus Mendekati Arumi
Sambangi MI Raudhatul...
Sambangi MI Raudhatul Azhar, KB Bank Tanamkan Literasi Keuangan Sejak Dini
Bahas Efisiensi Anggaran...
Bahas Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya dan Kepala BGN Baru Bakal Bertemu Minggu Depan
Berita Terkini
Samsung Bentuk Divisi...
Samsung Bentuk Divisi Robotika Khusus Mempercepat Strategi AI
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
Teknologi Deteksi Deepfake...
Teknologi Deteksi Deepfake Nvidia Mencapai Akurasi 94%
Motorola Razr Fold Diluncurkan,...
Motorola Razr Fold Diluncurkan, Lipatan Smartphone Tidak Terlihat
Bug Windows 11 Terdeteksi...
Bug Windows 11 Terdeteksi Menguras Penyimpanan SSD Pengguna hingga 70GB
Infografis
Indonesia-AS Teken Perjanjian...
Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved