Dibekali Riset, Gumun Asal Yogyakarta Sukses Buka Toko Online

Selasa, 25 Agustus 2020 - 07:56 WIB
loading...
Dibekali Riset, Gumun...
Gumun adalah brand lokal pertama di Indonesia yang berinovasi membuat sajadah travel lipat. Produk asal Yogyakarta ini bisa Anda dapatkan di toko online-nya. Foto/ist
A A A
YOGYAKARTA - Bermodal Rp1 juta dan berbekal riset produk pada 2018, Gumun berhasil menciptakan produk sajadah travel lipat pertama di Indonesia yang mengemas bahan water resistant, odorless, pocketable, mudah dibersihkan dan berfokus pada muslim aktif. Khususnya pecinta traveling agar memudahkan ibadah keseharian mereka.

Gumun sendiri berasal dari bahasa Jawa yang artinya “terpukau”. Merek dibangun oleh pasangan suami-istri, Paramukti dan Anggia Pino asal Yogyakarta. (Baca juga: N250 Gatot Kaca Tiba di Yogyakarta, Tempuh Jalan Darat 567 Km )

Berbekal riset problem, market, data dan material yang dibutuhkan, Gumun sudah one step ahead dalam mengeluarkan alas ibadah yang solutif di tahun 2018. Kemudian makin dibutuhkan di tahun 2020 saat wabah COVID-19 muncul.

Gumun adalah brand lokal pertama di Indonesia yang berinovasi membuat sajadah travel lipat dengan tujuan membantu muslim aktif pecinta traveling untuk tetap menjalankan ibadah salat di mana pun mereka berada dengan nyaman. Gumun sudah tersebar di Indonesia, Malaysia, Singapura, Brunei Darusalam, dan Dubai. Baik berupa toko online maupun offline.

Gumun saat ini yang memosisikan diri sebagai online shop yang menjual tak hanya sajadah travel, tapi juga kebutuhan muslim aktif lainnya, seperti hijab instan Hijab Go! dan parfum sajadah. Mereka juga akan meluncurkan beberapa produk unggulan lainnya yang makin mendukung lifestyle muslim aktif di keseharian mereka.

“Kami ingin menjadi brand yang selalu melahirkan produk solutif untuk para muslim di Indonesia dan dunia. Banyaknya produk sajadah travel yang kemudian muncul di 2020 ini dengan mengimitasi konsep Gumun, makin menjadi penyemangat kami untuk terus berinovasi yang terbaik untuk para Kawan Gumun,” ungkap Anggia Pino, owner dan Direktur Marketing Gumun.

Lebih lanjut dikatakan, kebanyakan usaha online berfokus mengumpulkan keuntungan dengan menjual produk yang sedang tren. Tapi Gumun percaya jika mereka membangun perusahaan dengan cara tepat di pasar yang besar melalui produk solutif, maka usaha akan bertumbuh dan keuntungan akan datang dengan sendirinya.

Mengajak Umat Salat di Mana Saja
Memberikan banyak pilihan desain dan ukuran, bahkan mengeluarkan pelayanan custom sesuai keinginan dari konsumen, Gumun berharap konsumen memiliki keleluasaan memilih produk sesuai kesukaan atau kepribadiannya.

Saat ini terdapat 8 desain regular, 1 desain kolaborasi dan dua ukuran yaitu reguler size (95 cm x 55cm) serta big size (114 cm x 60 cm). Sajadah travel Gumun juga dilengkapi bahan water resistant dan alas berteknologi Jintex Bio Guard yang membuat sajadah Gumun tahan lama, awet dan tahan air sehingga mudah dibersihkan.

Tujuan utama dari dibuatnya Sajadah Travel Gumun ini tak lain untuk memudahkan umat Islam melaksanakan salat di mana pun mereka berada, baik di dalam ruangan maupun di lokasi umum. Faktor kenyamanan pun turut menjadi alasan dibuatnya sajadah travel ini, menggunakan alas sajadah yang hanya seberat 200 gram ini mampu menghindarkan pengguna dari alas umum yang kotor dan tak jarang bau apek.

Karena keunggulan ini akhirnya produk utama dari brand Gumun yaitu travel sajadah makin diminati. Banyak pihak yang juga bergabung menjadi agen serta reseller dalam membantu penjualan dari produk. (Baca juga: Peneliti: Kasus Pertama Infeksi Ulang Virus Corona Terkonfirmasi )

Diharapkan dengan banyaknya agen dan reseller yang bergabung, maka produk Gumun mampu memenuhi kebutuhan umat muslim di Indonesia dan Asia Tenggara, bahkan dunia. Serta membawa manfaat baik dalam segi perekonomian dan menjadikan semua pihak yang terlibat mendapatkan kebaikan amal jariyah.
(iqb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Apakah TikTok Shop masih...
Apakah TikTok Shop masih Melanggar Peraturan? Ini Faktanya
Fitur- fitur SnackVideo...
Fitur- fitur SnackVideo yang Bisa Diandalkan untuk Bisnis Online
Langsung Masuk Trend,...
Langsung Masuk Trend, Ini Waktu Terbaik Upload Konten di Sosial Media
5 Cara yang Membuat...
5 Cara yang Membuat Startup Digital Mampu Bertahan Lama
Fitur Pembayaran Tempo...
Fitur Pembayaran Tempo Bantu Toko Kelontong Mengenal Teknologi Digital
5 Platform e-Commerce...
5 Platform e-Commerce yang Bisa Diandalkan untuk Bisnis Online
Purbaya Ungkap Alasan...
Purbaya Ungkap Alasan di Balik Pajak Pedagang Online: Bukan Hanya demi Pendapatan Negara
Mengapa Toko Fisik Tetap...
Mengapa Toko Fisik Tetap Relevan di Tengah Pertumbuhan E-Commerce? Ini Alasannya
Transaksi Meningkat,...
Transaksi Meningkat, Ramadan Momentum Tumbuhnya Bisnis Jualan Online
Rekomendasi
Kursi Suporter Kosong...
Kursi Suporter Kosong Melompong di Piala Dunia 2026, FIFA Ngeles Manipulasi Jumlah Penonton
KPK Sita Dokumen Pengadaan...
KPK Sita Dokumen Pengadaan saat Geledah Kantor dan Rumah Dinas Bupati Muara Enim
Pengamat: Kenaikan Harga...
Pengamat: Kenaikan Harga Pertamax Minim Timbulkan Risiko Gejolak Sosial
Berita Terkini
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Lus Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
Revolusi AI di Layar...
Revolusi AI di Layar Kaca: TV Premium LG 2026 Mengerti Logat Indonesia
Dari Bangkrut Saat Krisis...
Dari Bangkrut Saat Krisis 2008, MrBeast Kini Pimpin 1.000 Karyawan dan 500 Juta Pengikut
Saham SpaceX Ludes,...
Saham SpaceX Ludes, Rebutan Harta Karun Luar Angkasa Dimulai
Resmi Melantai, IPO...
Resmi Melantai, IPO SpaceX Cetak Sejarah dan Jadikan Elon Musk Triliuner Dunia Pertama
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved