Insiden Singapore Airlines: Mengenal 5 Jenis Turbulensi Pesawat dan Faktor Penyebabnya
Rabu, 22 Mei 2024 - 07:02 WIB
loading...
A
A
A
Stuart Fox, direktur operasi penerbangan dan teknis di badan maskapai global IATA, mengatakan terkadang turbulensi datang tidak terduga. Nah, berikut adalah macam-macam turbulensi pesawat dan penyebabnya:
Baca Juga: Turbulensi Pesawat Singapore Airlines: Ancaman Nyata di Udara, Bagaimana Menyikapinya?
- Ketinggian: Turbulensi udara bersih lebih sering terjadi di ketinggian yang lebih tinggi.
- Musim: Turbulensi lebih sering terjadi pada musim panas karena perbedaan suhu udara yang lebih besar.
Penting untuk diingat bahwa turbulensi adalah kejadian normal dalam penerbangan dan biasanya tidak berbahaya. Namun, turbulensi yang parah dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan bahkan cedera jika penumpang tidak mengenakansabukpengaman.
1. Turbulensi Udara Bersih (Clear Air Turbulence/CAT)
Terjadi di langit cerah tanpa awan yang terlihat. Disebabkan oleh perubahan kecepatan dan arah angin di ketinggian. Sulit diprediksi dan dideteksi oleh radar cuaca.2. Turbulensi Mekanis
Disebabkan oleh hambatan fisik seperti pegunungan atau bangunan tinggi. Udara yang mengalir di sekitar hambatan ini menciptakan pusaran dan gelombang yang menyebabkan turbulensi.3. Turbulensi Termal
Disebabkan oleh perbedaan suhu udara yang signifikan. Udara hangat naik dan udara dingin turun, menciptakan arus udara yang tidak stabil.4. Turbulensi Wake
Terjadi di belakang pesawat lain. Pesawat menciptakan pusaran udara di ujung sayapnya, yang dapat menyebabkan turbulensi bagi pesawat yang terbang di belakangnya.5. Badai dan Awan
Badai petir dan awan cumulonimbus menghasilkan turbulensi yang sangat kuat. Ini adalah jenis turbulensi yang paling berbahaya dan pilot biasanya berusaha menghindarinya.Baca Juga: Turbulensi Pesawat Singapore Airlines: Ancaman Nyata di Udara, Bagaimana Menyikapinya?
Faktor-faktor Lain Penyebab Turbulensi:
- Kecepatan angin: Semakin tinggi kecepatan angin, semakin besar kemungkinan terjadinya turbulensi.- Ketinggian: Turbulensi udara bersih lebih sering terjadi di ketinggian yang lebih tinggi.
- Musim: Turbulensi lebih sering terjadi pada musim panas karena perbedaan suhu udara yang lebih besar.
Penting untuk diingat bahwa turbulensi adalah kejadian normal dalam penerbangan dan biasanya tidak berbahaya. Namun, turbulensi yang parah dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan bahkan cedera jika penumpang tidak mengenakansabukpengaman.
(dan)
Lihat Juga :