Ini Sosok Penemu Iron Dome Israel yang Mengejutkan, Punya Dua Gelar Phd
Rabu, 24 April 2024 - 14:00 WIB
loading...
A
A
A
Pada akhirnya, Gold bersama timnya tetap memulai pekerjaan ambisiusnya. Berkolaborasi dengan kontraktor pertahanan swasta, mereka mencoba mengembangkan sekitar dua lusin konsep pertahanan rudal hingga akhirnya terpilih Iron Dome.
Melihat jauh ke belakang, sebelumnya Gold juga sempat berdinas di militer dengan pangkat akhir Brigadir Jenderal (res). Ia baru pensiun ketika mulai mengerjakan Iron Dome setelah sempat bekerja juga di sektor swasta.
![Ini Sosok Penemu Iron Dome Israel yang Mengejutkan, Punya Dua Gelar Phd]()
Iron Dome menghadang serangan rudal di langit Israel. Foto: ist
Sejak 2016, Gold ditunjuk menjadi Kepala Direktorat Penelitian dan Pengembangan Pertahanan Israel (DDR&D - MAFAT) di Kementerian Pertahanan Israel (IMOD) dan Pasukan Pertahanan Israel (IDF). Dia bertanggung jawab atas penelitian dan pengembangan infrastruktur teknologi, termasuk direktorat khusus (UAV, Pertahanan Rudal, Robotika & Sistem Otonomi, AI/Siber/Digital, dan Teknologi Penggunaan Ganda).
Pada latar belakangnya, Gold memegang dua gelar PhD. Masing-masing di bidang Teknik Elektronik dan Manajemen Bisnis dari Universitas Tel Aviv.
Melihat jauh ke belakang, sebelumnya Gold juga sempat berdinas di militer dengan pangkat akhir Brigadir Jenderal (res). Ia baru pensiun ketika mulai mengerjakan Iron Dome setelah sempat bekerja juga di sektor swasta.

Iron Dome menghadang serangan rudal di langit Israel. Foto: ist
Sejak 2016, Gold ditunjuk menjadi Kepala Direktorat Penelitian dan Pengembangan Pertahanan Israel (DDR&D - MAFAT) di Kementerian Pertahanan Israel (IMOD) dan Pasukan Pertahanan Israel (IDF). Dia bertanggung jawab atas penelitian dan pengembangan infrastruktur teknologi, termasuk direktorat khusus (UAV, Pertahanan Rudal, Robotika & Sistem Otonomi, AI/Siber/Digital, dan Teknologi Penggunaan Ganda).
Pada latar belakangnya, Gold memegang dua gelar PhD. Masing-masing di bidang Teknik Elektronik dan Manajemen Bisnis dari Universitas Tel Aviv.
Lihat Juga :