Gerhana Matahari Total 8 April Bisa Ditonton secara Online

Rabu, 03 April 2024 - 13:12 WIB
loading...
Gerhana Matahari Total...
Gerhana matahari total di kawasan Amerika Utara pada 8 April 2024 mendatang sangat langka. (Foto: Scientific American)
A A A
JAKARTA - Peristiwa gerhana matahari total di kawasan Amerika Utara pada 8 April 2024 mendatang sangat langka. Bagi yang penasaran dapat menyaksikannya melalui platform streaming secara online yang bisa diakses oleh orang di seluruh dunia.

Scientific American melansir, Rabu (3/4/2024) sejumlah media akan menggandeng tim peneliti. Tim gabungan ini menggunakan dua jet dari WB-57 High Altitude Research NASA Program yang diubah menjadi teleskop terbang tinggi untuk merekam proses gerhana matahari total demi ilmu pengetahuan.

Ketika tim melakukan tayangan serupa tentang gerhana total pada 2017, para ilmuwan menghasilkan gambar atmosfer luar matahari, atau corona. Hasilnya berupa gambar resolusi tinggi dalam panjang gelombang cahaya yang belum pernah ditangkap sebelumnya. Dengan menempuh jalur gerhana matahari total, para peneliti juga memperluas pandangan mereka terhadap gerhana matahari total menjadi sekitar 7,5 menit—walaupun faktanya tidak ada tempat di Bumi yang mengalami gerhana matahari total lebih dari dua menit 42 detik.

Gerhana matahari pada tahun ini bisa disaksikan lebih lama dibandingkan dengan gerhana sebelumnya karena akan berlangsung hingga empat menit 28 detik di permukaan bumi. Dalam upaya observasi berbasis jet, para peneliti berharap dapat memperpanjang waktu tersebut hingga delapan menit.

Baca Juga: Gerhana Matahari Total, Sinyal Jutaan Ponsel Terancam Terganggu

Selama penerbangan mereka pada gerhana ini, pesawat akan membawa instrumen khusus. Jet-jet tersebut juga akan dilengkapi dengan alat eksperimen baru, termasuk eksperimen untuk mempelajari material yang meninggalkan matahari, seperti gumpalan plasma dan medan magnet yang disebut lontaran massa koronal dan aliran partikel bermuatan yang dikenal sebagai angin matahari.

Bagi yang ingin menyaksikan peristiwa ini, perhatikan perbedaan zona waktu di Indonesia dengan Amerika Utara. Pemerhati di Indonesia dapat menyaksikan gerhana tersebut pada 9 April 2024. Gerhana sebagian akan dimulai di Samudra Pasifik pada pukul 23.27 WIB dan akan mendarat di Sinaloa, Meksiko, sekitar setengah jam kemudian.

Totalitas akan dimulai pada 01.07 WIB dan akan mencapai Texas 20 menit kemudian. Proses ini akan berakhir di Pulau Newfoundland, Kanada pada pukul 02.46 WIB. Gerhana sebagian juga akan berakhir di Newfoundland pada pukul 03.48 WIB.

Baca Juga: Komet Setan Akan Muncul saat Gerhana Matahari Total

Berikut cara menyaksikan gerhana matahari total secara online :

1. NASA


NASA menawarkan beberapa webcast untuk gerhana tahun 2024, termasuk versi dengan komentar berbahasa Inggris dan Spanyol serta feed teleskop dari seluruh Amerika Utara. Badan tersebut juga akan menayangkan siaran tiga roket yang akan diluncurkan dari Virginia selama bulan Agustus untuk mempelajari bagaimana atmosfer merespons fenomena tersebut.

2. NSF


National Science Foundation (NSF) juga akan menyiarkan gerhana tersebut, mulai pukul 00.55 WIB pada 9 April. Selama acara tersebut, para peneliti NSF akan berbicara tentang ilmu matahari dan Teleskop Surya Daniel K. Inouye milik badan tersebut di Hawaii, yang merupakan teleskop surya terbesar di Bumi.

3. Webcast tambahan


Gerhana matahari total juga bisa disaksikan secara online di beberapa saluran di bawah ini:

Observatorium Lowell di Arizona menyiarkan pemandangan dari Waco, Tex.(https://lowell.edu/event/2024-eclipse-over-texas/)

Exploratium di California menyajikan pemandangan dari Junction, Texas, dan Torreón, Meksiko.(https://www.exploratorium.edu/eclipse/livestream)

MG/Maulana Kusumadewa Iskandar
(msf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
AS Berencana Pasang...
AS Berencana Pasang Senjata Nuklir untuk Pesawat Pembom B-1B Lancer
NASA Umumkan Akan Bangun...
NASA Umumkan Akan Bangun Kota di Bulan dalam Waktu 6 Tahun
Donald Trump Minta Pentagon...
Donald Trump Minta Pentagon Buka Semua Data Soal UFO dan Alien
Alasan AS Hidupkan Kembali...
Alasan AS Hidupkan Kembali Pesawat Pembom Supersonik B-1B Lancer
Kelemahan MQ-9 Reaper...
Kelemahan MQ-9 Reaper AS oleh Sistem Pertahanan Udara Iran Dibeberkan
Iran Tembakkan Rentetan...
Iran Tembakkan Rentetan Rudal ke Israel, Janjikan Serangan Lebih Dahsyat
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
Rekomendasi
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
Timnas Iran Mendarat...
Timnas Iran Mendarat di Meksiko Jelang Piala Dunia 2026, Optimistis Lolos Fase Grup
Lambaian Tangan PPIH...
Lambaian Tangan PPIH Iringi 5.499 Jemaah Haji Gelombang Kedua Tinggalkan Makkah
Berita Terkini
WhatsApp Menguji Fungsi...
WhatsApp Menguji Fungsi Fitur Lihat Sekali untuk Pesan
Acer Luncurkan Dua Kacamata...
Acer Luncurkan Dua Kacamata Pintar dengan Gambar Virtual 172 Inci
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AI Dilibatkan Langsung dalam Operasi Medis
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Infografis
Jake Paul Sesumbar Bisa...
Jake Paul Sesumbar Bisa Pukul KO Mike Tyson pada Ronde 8
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved