Kecam Israel, Wikipedia Arab Tampilkan Banner Genosida di Gaza

Senin, 04 Maret 2024 - 18:40 WIB
loading...
Kecam Israel, Wikipedia...
Situs Wikipedia berbahasa Arab menampilkan banner tentang isu perang di Gaza. (Foto: JPost)
A A A
JAKARTA - Situs Wikipedia berbahasa Arab selama beberapa bulan menampilkan banner tentang isu perang di Gaza. Banner tadi menyebutkan kampanye militer Israel sebagai tindak genosida dan menduga Israel sengaja menargetkan warga sipil Palestina.

Jerusalem Post melansir, Senin (4/3/2024), pesan dalam banner tersebut telah menarik perhatian publik sekaligus respons dari majalah konservatif Amerika National Review serta blog Yahudi Elder of Ziyon.

"Atas nama solidaritas untuk hak rakyat Palestina, tidak untuk genosida di Gaza, tidak untuk membunuh warga sipil. Tidak untuk menargetkan rumah sakit dan sekolah. Tidak untuk penipuan dan standar ganda. Hentikan perang dan sebarkan perdamaian yang adil dan komprehensif," bunyi pesan dalam banner tadi.

Di samping kata-kata ini terdapat logo Wikipedia versi modifikasi, yaitu bola dunia puzzle ikonik dibungkus dengan pita dengan bendera Palestina di satu sisi dan desain keffiyeh di sisi lain.

Baca Juga: Genosida Gaza oleh Israel Disamakan dengan Aksi Hitler, Netanyahu Marah

Beberapa frasa dalam spanduk ditautkan, dengan "genosida di Gaza" dan "Perang Israel-Palestina 2023" di tajuk utama. Artikel tersebut juga mengutip nama "Operasi Badai Al-Aqsa," "Intifada Ketiga," dan "Pembantaian Gaza".

Kata-kata "membunuh warga sipil" ditautkan ke halaman direktori untuk artikel tentang "Pembantaian selama perang Israel-Palestina 2023," yang berisi 169 artikel semacam itu pada saat penulisan. Artikel-artikel ini mengutip sumber berita Arab ditautkan ke artikel oleh Yemen Press Agency yang berbasis di Sana'a. Kantor berita ini punya sudut pandang pro-Houthi dan anti-Israel, atau al-Mayadeen yang berafiliasi dengan Iran.

Direktori tersebut juga mencakup entri tentang serangan Hamas terhadap warga sipil pada 7 Oktober, seperti serangan di festival musik Nova di Re'im, atau invasi ke kibbutzim Kfar Aza dan Nir Oz. Namun, ini disebut menggunakan kata "serangan" (dalam bahasa Arab, hujum), sedangkan operasi IDF di Gaza disebut menggunakan kata "pembantaian" (majzara).

Baca Juga: Retorika Genosida Gaza Ala Israel, dari Senjata Kiamat hingga Bom Nuklir

Frasa "menargetkan rumah sakit dan sekolah" juga ditautkan, membawa pembaca ke entri untuk "Pembantaian Rumah Sakit Baptis," ledakan di Rumah Sakit Al-Ahli di Kota Gaza sekitar 1,5 minggu setelah perang di Gaza dimulai.

Aksi ini awalnya dilaporkan sebagai akibat serangan udara Israel tetapi telah ditentukan oleh intelijen Amerika, Inggris, Kanada, Prancis, dan Israel kemungkinan besar disebabkan oleh roket yang diluncurkan oleh Jihad Islam Palestina. Halaman Wikipedia Arab mendukung klaim bahwa Israel bertanggung jawab, mengutip kontroversi tersebut dalam bagian yang disebut "propaganda Israel."

Terakhir, kata-kata "penipuan dan standar ganda" ditautkan ke entri untuk "Operasi badai al-Aqsa," menggunakan nama Hamas untuk serangan 7 Oktober 2023.

Wikipedia memiliki kebijakan netralitas, meskipun situs tersebut, atau versi tertentu pernah berpartisipasi dalam protes lainnya. Spanduk "genosida" Arab memicu diskusi sengit di forum internal antara pembela tindakan tersebut dan seorang administrator Wikipedia berbahasa Ibrani, dengan nama pengguna Bharel yang bermasalah dan akhirnya mundur dari perannya di situs tersebut.

"Saya telah menghentikan kontribusi dan donasi ke Wikimedia Foundation, grup yang menjalankan Wikipedia," ujar Bharel dalam halaman pribadinya.

Dia berharap para kontributor membangun ensiklopedia yang netral serta tidak mempromosikan politik dan mempengaruhi opini publik.
(msf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Alasan AS Hidupkan Kembali...
Alasan AS Hidupkan Kembali Pesawat Pembom Supersonik B-1B Lancer
Kelemahan MQ-9 Reaper...
Kelemahan MQ-9 Reaper AS oleh Sistem Pertahanan Udara Iran Dibeberkan
Intelijen AS Sebut Iran...
Intelijen AS Sebut Iran Siapkan Drone yang Lebih Canggih dari yang Ada Sekarang
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Iran Jawab Ancaman Trump:...
Iran Jawab Ancaman Trump: AS Sebaiknya Berhati-hati!
Rekomendasi
Pergantian Direksi Disorot,...
Pergantian Direksi Disorot, Mampukah Kejayaan Pelni Kembali?
Meriahkan HUT ke-499...
Meriahkan HUT ke-499 Jakarta, 2.000 Anak Ikuti Khitanan Massal Gratis
Sepekan Digelar, Jakarta...
Sepekan Digelar, Jakarta Fair 2026 Raih 1,5 Juta Pengunjung
Berita Terkini
Apple Setuju Berkolaborasi...
Apple Setuju Berkolaborasi dengan Intel untuk Merancang dan Memproduksi Chip
Ilmuwan Temukan Pemangsa...
Ilmuwan Temukan Pemangsa Jamur Zombie Cordyceps The Last of Us di Hutan Kalimantan
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved