Kecam Israel, Wikipedia Arab Tampilkan Banner Genosida di Gaza

Senin, 04 Maret 2024 - 18:40 WIB
loading...
A A A
Aksi ini awalnya dilaporkan sebagai akibat serangan udara Israel tetapi telah ditentukan oleh intelijen Amerika, Inggris, Kanada, Prancis, dan Israel kemungkinan besar disebabkan oleh roket yang diluncurkan oleh Jihad Islam Palestina. Halaman Wikipedia Arab mendukung klaim bahwa Israel bertanggung jawab, mengutip kontroversi tersebut dalam bagian yang disebut "propaganda Israel."

Terakhir, kata-kata "penipuan dan standar ganda" ditautkan ke entri untuk "Operasi badai al-Aqsa," menggunakan nama Hamas untuk serangan 7 Oktober 2023.

Wikipedia memiliki kebijakan netralitas, meskipun situs tersebut, atau versi tertentu pernah berpartisipasi dalam protes lainnya. Spanduk "genosida" Arab memicu diskusi sengit di forum internal antara pembela tindakan tersebut dan seorang administrator Wikipedia berbahasa Ibrani, dengan nama pengguna Bharel yang bermasalah dan akhirnya mundur dari perannya di situs tersebut.

"Saya telah menghentikan kontribusi dan donasi ke Wikimedia Foundation, grup yang menjalankan Wikipedia," ujar Bharel dalam halaman pribadinya.

Dia berharap para kontributor membangun ensiklopedia yang netral serta tidak mempromosikan politik dan mempengaruhi opini publik.
(msf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Alasan AS Hidupkan Kembali...
Alasan AS Hidupkan Kembali Pesawat Pembom Supersonik B-1B Lancer
Kelemahan MQ-9 Reaper...
Kelemahan MQ-9 Reaper AS oleh Sistem Pertahanan Udara Iran Dibeberkan
Intelijen AS Sebut Iran...
Intelijen AS Sebut Iran Siapkan Drone yang Lebih Canggih dari yang Ada Sekarang
Israel Bangun Pusat...
Israel Bangun Pusat Teknologi Antariksa di Gurun Negev
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Rekomendasi
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Pangkas 79 Ton Emisi...
Pangkas 79 Ton Emisi per Tahun, Pertamina Perluas Penggunaan Energi Bersih di Kapal Tanker
Berita Terkini
Dari Bangkrut Saat Krisis...
Dari Bangkrut Saat Krisis 2008, MrBeast Kini Pimpin 1.000 Karyawan dan 500 Juta Pengikut
Saham SpaceX Ludes,...
Saham SpaceX Ludes, Rebutan Harta Karun Luar Angkasa Dimulai
Resmi Melantai, IPO...
Resmi Melantai, IPO SpaceX Cetak Sejarah dan Jadikan Elon Musk Triliuner Dunia Pertama
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Instagram Down Massal,...
Instagram Down Massal, Benarkah Sengaja Diblokir karena Demo Mahasiswa?
Anthropic AI Claude...
Anthropic AI Claude Hasilkan Lebih dari 80 Persen Kode Baru
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved