Serangan DDoS Kini Dilakukan Lewat Sikat Gigi Pintar

Jum'at, 09 Februari 2024 - 10:38 WIB
loading...
Serangan DDoS Kini Dilakukan Lewat Sikat Gigi Pintar
Serangan DDoS kini bisa lewat sikat gigi pintar. FOTO/ DAILY
A A A
LONDON - Serangan DDoS semakin hari kian canggih. Dilaporkan bahwa serangan DDoS dapat dilakukan secara besar-besaran dengan melibatkan lebih dari tiga juta sikat gigi pintar yang terinfeksi malware hingga melibatkan kerugian dalam jumlah besar.



Dihimpun dari Aargauer Zeitung, Jumat (9/2/2024), jutaan sikat gigi pintar ini mungkin secara bersamaan mengakses situs web sebuah perusahaan Swiss hingga dapat menyebabkan server runtuh dan situs web tidak bisa diakses selama empat jam.

Menurut perusahaan keamanan siber Fortinet, ini dimungkinkan karena perangkat apa pun yang terhubung ke internet, termasuk sikat gigi pintar adalah target potensial dan dapat disalahgunakan untuk serangan semacam itu.

Untuk diketahui, berbeda dari smartphone, sikat gigi pintar seringkali tidak cukup terlindungi dari malware. Pasalnya ia tidak dilengkapi dengan patch keamanan yang diperbarui secara berkala seperti pada perangkat smartphone.

Meskipun belum ada kasus serangan DDoS yang melibatkan sikat gigi pintar di dunia nyata, namun Fortinet menegaskan bahwa serangan itu bukan tidak mungkin terjadi. Dan ini juga bisa melibatkan gadget pintar lainnya.

CCTV pintar, webcam, dan barang-barang smart home lain yang tersambung ke internet memungkinkan penyerang mengakses data sensitif jika memiliki celah keamanan. Untuk itu pengguna disarankan untuk selalu jeli melihat kemungkinan itu.

Fortinet mengingatkan agar setidaknya mengawasi kecepatan unggah dan unduh transfer data dalam jumlah besar yang tidak proporsional, terutama di luar periode penggunaan biasanya. Pasalnya ini bisa menjadi sebuah masalah.

Selain itu pengguna gadget diminta untuk meningkatkan tingkat keamanan perangkat. Jika memungkinkan, mengaktifkan pembaruan otomatis untuk semua perangkat yang terhubung ke internet, apabila pabrikan memang menyediakannya.
(wbs)
Baca Berita Terkait Lainnya
Copyright ©2024 SINDOnews.com
All Rights Reserved
read/ rendering in 0.1518 seconds (0.1#10.140)