Mengenal Merpati Mata-Mata yang Diduga Dipakai China
Sabtu, 03 Februari 2024 - 09:28 WIB
loading...
A
A
A
Sejarah mencatat burung merpati memang sering dipakai sebagai agen mata-mata. SpyMuseum melaporkan, selama Perang Dunia I, merpati dilengkapi dengan kamera kecil dan dilepaskan di atas wilayah musuh. Saat burung terbang, kamera tersebut bergerak dan mengambil foto.
Sejak awal sejarah spionase , merpati telah menjadi sahabat terbaik mata-mata. Dikenal karena kecepatan dan kemampuannya untuk kembali ke rumah dalam segala cuaca, merpati membawa kargo kecil yang berharga tinggi di atas garis musuh.
Baca Juga: Sekitar 5.000 Merpati Hilang Misterius di Udara 'Segitiga Bermuda'
Selama perang dunia I dan II, komunikasi radio seringkali tidak dapat diandalkan tetapi pasukan dapat mengandalkan burung merpati. Dari ratusan ribu merpati pembawa yang dikirim melalui tembakan musuh, 95 persen menyelesaikan misinya. Merpati terus memberikan pelayanan luar biasa di seluruh dunia hingga tahun 1950-an, meraih lebih banyak medali kehormatan daripada hewan lainnya.
Di era modern, para peneliti menemukan burung merpati ternyata memiliki kemampuan kognitif luar biasa setelah menunjukkan kemampuan bawaan untuk menyelesaikan beberapa tugas visual setara dengan artificial intelligent (AI).
Singkat kata, kemampuan pemecahan masalah merpati setara dengan kecerdasan buatan. Merpati memiliki kecerdasan luar biasa untuk mengenali individu, mempersepsikan warna-warna cerah, merencanakan jalur-jalur rumit, menyampaikan pesan, dan bahkan memainkan peran dalam penyelamatan nyawa.
Dilansir dari laman Sputnik, dalam sebuah studi yang melibatkan 24 ekor merpati, burung-burung ini diperkenalkan pada berbagai tugas visual. Mereka belajar beberapa tugas dalam beberapa hari dan tugas lainnya dalam beberapa minggu. Para peneliti menemukan merpati menggunakan mekanisme untuk membuat keputusan akurat yang mirip dengan yang digunakan model kecerdasan buatan untuk membuat prediksi yang benar.
Sejak awal sejarah spionase , merpati telah menjadi sahabat terbaik mata-mata. Dikenal karena kecepatan dan kemampuannya untuk kembali ke rumah dalam segala cuaca, merpati membawa kargo kecil yang berharga tinggi di atas garis musuh.
Baca Juga: Sekitar 5.000 Merpati Hilang Misterius di Udara 'Segitiga Bermuda'
Selama perang dunia I dan II, komunikasi radio seringkali tidak dapat diandalkan tetapi pasukan dapat mengandalkan burung merpati. Dari ratusan ribu merpati pembawa yang dikirim melalui tembakan musuh, 95 persen menyelesaikan misinya. Merpati terus memberikan pelayanan luar biasa di seluruh dunia hingga tahun 1950-an, meraih lebih banyak medali kehormatan daripada hewan lainnya.
Di era modern, para peneliti menemukan burung merpati ternyata memiliki kemampuan kognitif luar biasa setelah menunjukkan kemampuan bawaan untuk menyelesaikan beberapa tugas visual setara dengan artificial intelligent (AI).
Singkat kata, kemampuan pemecahan masalah merpati setara dengan kecerdasan buatan. Merpati memiliki kecerdasan luar biasa untuk mengenali individu, mempersepsikan warna-warna cerah, merencanakan jalur-jalur rumit, menyampaikan pesan, dan bahkan memainkan peran dalam penyelamatan nyawa.
Dilansir dari laman Sputnik, dalam sebuah studi yang melibatkan 24 ekor merpati, burung-burung ini diperkenalkan pada berbagai tugas visual. Mereka belajar beberapa tugas dalam beberapa hari dan tugas lainnya dalam beberapa minggu. Para peneliti menemukan merpati menggunakan mekanisme untuk membuat keputusan akurat yang mirip dengan yang digunakan model kecerdasan buatan untuk membuat prediksi yang benar.
Lihat Juga :