Hadapi Sidang Genosida, Israel Disinyalir Bayar Google untuk Manipulasi Hasil Pencarian

Rabu, 17 Januari 2024 - 12:45 WIB
loading...
Hadapi Sidang Genosida,...
Israel yang dilaporkan ke Mahkamah Internasional ditengarai membayar mesin pencari Google untuk memanipulasi hasil pencarian. (Foto: AFP)
A A A
JAKARTA - Propaganda via internet menjadi cara Israel untuk menepis tuduhan melakukan genosida terhadap Palestina di Gaza. Israel yang panik atas laporan inisiatif dari pemerintah Afrika Selatan ke Mahkamah Internasional (ICJ) itu ditengarai membayar mesin pencari Google untuk memanipulasi hasil pencarian. Mereka memanipulasi agar ada kanal prioritas pada situs web mereka untuk menyebarkan propaganda.

Daily Sabah, Rabu (17/1/2024) melansir, iklan yang menyatakan klaim Afrika Selatan "tidak berarti" muncul di bagian atas halaman saat melakukan pencarian dengan kata kunci "ICJ Israel Case" pada 13 Januari di Google dari browser tanpa ad-blocker.

Ketika pencarian menggunakan kata kunci yang sama dilakukan pada browser berbeda, iklan lain yang menyatakan "Kasus SA (Afrika Selatan) terhadap Israel - Bersama Kami" muncul di bagian atas halaman, dengan URL yang mengarahkan pembaca ke situs web pemerintah Israel.

Guliran singkat menunjukkan hasil video dari YouTube yang menyatakan "Israel menuduh Afrika Selatan memutarbalikkan kebenaran di ICJ" dan "Jerman memberikan pendapat dalam kasus 'genosida' Afrika Selatan terhadap Israel di ICJ."

Baca Juga: Kisah Keterlibatan Israel dalam Genosida di Guatemala

Pencarian yang sama dilakukan pada browser dengan ad-blocker tidak menampilkan iklan Israel tetapi menempatkan video yang disebutkan di atas di bagian atas hasil pencarian.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Google Luncurkan Gemini...
Google Luncurkan Gemini 3.5 Live Translate, Terjemahkan Bahasa secara Real-time
OpenAI dan NVIDIA Mengadopsi...
OpenAI dan NVIDIA Mengadopsi Teknologi Watermark AI Google
Google Merombak Bilah...
Google Merombak Bilah Pencariannya setelah 25 Tahun Diperkenalkan
Gara-gara AI Semakin...
Gara-gara AI Semakin Pintar, Matt Lowrie Tinggalkan Google
Google Luncurkan Fitbit...
Google Luncurkan Fitbit Air, Gelang Pintar Rp1,7 Juta yang Tidak Memiliki Layar
Amazon dan Google Didesak...
Amazon dan Google Didesak Dampak Ungkap Lingkungan Terkait Pusat Data
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Rekomendasi
PKS Minta Fenomena Calon...
PKS Minta Fenomena Calon Mahasiswa Tidak Daftar Ulang di PTN Jadi Evaluasi SPMB 2026
Harga Minyak Kembali...
Harga Minyak Kembali ke Level Sebelum Perang, Mengapa Bensin Tak Ikut Turun?
Hina Bosnia, Reporter...
Hina Bosnia, Reporter TV AS Akhirnya Minta Maaf
Berita Terkini
Jepang Gunakan Polisi...
Jepang Gunakan Polisi Wanita Berbasis AI untuk Memerangi Penipuan Identitas
iPhone 18 Pro Desain...
iPhone 18 Pro Desain Dynamic Island yang Diperkecil Berteknologi Face ID Tersembunyi
Robot Humanoid Mengemis...
Robot Humanoid Mengemis Meminta Sedekah untuk Mengisi Daya
Superkomputer LineShine...
Superkomputer LineShine China Raih Status Superkomputer Tercepat di Dunia
Inilah Alasan XLSMART...
Inilah Alasan XLSMART Tanam Ratusan Menara 5G di IKN
Era Baru Gim Blockbuster:...
Era Baru Gim Blockbuster: GTA VI Cetak Rekor Global, Indonesia Ikut Demam
Infografis
India Gunakan S-400...
India Gunakan S-400 Rusia dan Drone Israel untuk Lawan Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved