Spesifikasi Drone Kamikaze FPV yang Populer di Perang Rusia Ukraina

Minggu, 14 Januari 2024 - 21:05 WIB
loading...
A A A
Drone ini dilengkapi granat RPG-7, seperti PG-7VL, granat tangan anti-tank RKG-3M, dan muatan peledak lain, yang dapat diproduksi langsung di zona pertempuran.

Drone Kamikaze FPV Ghoul menawarkan beberapa keunggulan dalam situasi pertempuran. Pertama, operator drone memiliki pandangan real-time dari sekitar drone melalui helm atau kacamata khusus, memudahkan kontrol yang tepat dan akuisisi target. Keunggulan lainnya adalah sifat stealth dan compact drone FPV Ghoul, memungkinkannya menjalankan misi secara diam-diam dan meminimalkan risiko deteksi dan penghancuran.

Baca Juga: Mengenal Privet-82, Drone Kamikaze Rusia Terbaru yang Mengejutkan

4. Drone Kamikaze FPV Ukraina


Angkatan Udara Drone Ukraina , inisiatif bersama Kementerian Transformasi Digital dan platform penggalangan dana pemerintah UNITED24, telah memproduksi 50.000 drone kamikaze FPV pada Desember 2023.

Dilansir dari Bulgarian Military, Menteri Industri Strategis Oleksandr Kamyshin menyatakan Drone FPV memiliki biaya produksi yang murah dan dapat diterbangkan secara akurat ke target. Dia menambahkan Ukraina memiliki kemampuan memproduksi 10.000 drone kelas menengah dan 1.000 drone jarak jauh, yang dapat terbang lebih dari 1.000 kilometer, pada tahun 2024.

Rusia tak mau ketinggalan. Mereka melatih operator drone sembari memproduksi sekitar 300-an ribu drone. Diyakini perang drone Kamikaze FPV kedua negara akan terus mewarnai konflik terbuka yang dimulai sejak 24 Februari 2022 itu. Perlombaan teknologi pengacak sinyal drone dan sistem pertahanan udara anti-drone kedua negara juga semakin gencar dilakukan.
(msf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sukhoi Su-47 Fondasi...
Sukhoi Su-47 Fondasi Teknologi Jet Tempur Generasi Berikutnya
Torpedo Super Poseidon,...
Torpedo Super Poseidon, Senjata Pencegah Nuklir Rusia Picu Ketakutan NATO
Berteknologi Canggih,...
Berteknologi Canggih, Kuba Siap Borong Drone Buatan Rusia dan Iran
Palantir Uji Coba AI...
Palantir Uji Coba AI Tempur di Perang Ukraina, Ini Fungsinya
Drone Satpam Presiden...
Drone Satpam Presiden Rusia yang Bikin Israel Mikir Nggak Berani Macam-macam
DARPA Kembangkan Sistem...
DARPA Kembangkan Sistem Anti Drone untuk Kapal Kargo
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
Rekomendasi
PTUN Serang Tutup Gugatan...
PTUN Serang Tutup Gugatan Yayasan Syarif Hidayatullah, Pengacara: Kepemilikan UIN Jakarta Kian Tegas
Kader PPP Segera Laporkan...
Kader PPP Segera Laporkan Taj Yasin, Agus Suparmanto, dan Thobahul Aftoni ke Polda Metro
Confeti Love hingga...
Confeti Love hingga Moonlit Blush, Ini Makna di Balik Pendant Koleksi Baru Nagita Slavina x ISAGO
Berita Terkini
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Rayakan Hari Jadi ke-30,...
Rayakan Hari Jadi ke-30, Lexar Padukan Visi Teknologi AI dan Sinergi Global
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Mantap! Telkom Bagikan...
Mantap! Telkom Bagikan Dividen Saham Rp21,9 Triliun dari Hasil Buku 2025
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved