Spesifikasi Drone Kamikaze FPV yang Populer di Perang Rusia Ukraina
Minggu, 14 Januari 2024 - 21:05 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Ukraina Rilis Video Drone Kamikaze Hancurkan Tank Rusia
Drone juga semakin diminati karena kemampuan uniknya menembus benteng pertahanan lawan langsung menuju target serta sulit diantisipasi. Varian terbaru dari drone kamikaze FPV dibekali dengan alat pendeteksi panas sehingga bisa beroperasi pada malam hari.
Istilah kamikaze sejatinya berasal dari Jepang dan banyak dipakai dalam Perang Dunia II. Istilah ini populer berkat aksi para pilot Jepang yang melakukan aksi menabrakkan pesawat ke sasaran.
Belakangan istilah ini dipakai untuk drone. Drone kamikaze mulai dikenal publik saat milisi Houthi melakukan serangan ke instalasi minyak Arab Saudi pada 2019. Namun saat itu, drone Kamikaze yang dipakai Houthi bukan versi FPV. Baru pada perang Rusia-Ukraina, drone kamikaze FPV baik jenis fixed wing maupun rotary wing, naik daun, ditandai dengan banyaknya video serangan yang disebarluaskan di sosial media maupun platform lain.
Baca Juga: Inilah Lancet, Drone Kamikaze Rusia yang Pusingkan Pertahanan Ukraina
Berikut spesifikasi drone Kamikaze FPV yang populer di perang Rusia Ukraina dirangkum dari berbagai sumber:
Drone Kamikaze FPV Upyr Rusia telah diterjunkan ke garis depan medan pertempuran. Drone ini dapat membawa granat mortir RPG-7, seperti PG-7VL, granat anti-tank genggam RKG-3M, dan bahan peledak fragmentasi. Tim pengembangan menciptakan transponder udara 'Extender', yang menggandakan jangkauan FPV.
Drone FPV Gastello mulai diproduksi di Rusia pada Agustus 2023 dan telah diuji coba di medan pertempuran. Kelebihan drone ini adalah bisa beroperasi di malam hari karena dibekali kamera night vision real-time. Drone ini memungkinkan serangan efektif pada target di kegelapan, ketika drone konvensional tidak dapat digunakan. Drone ini dinamai Gastello untuk menghormati Nikolai Gastello, Pahlawan Uni Soviet.
Drone kamikaze FPV Ghoul berbasis 3D mulai digunakan pasukan khusus Rusia di Ukraina sejak 4 Oktober 2023. Drone ini memiliki jangkauan penerbangan 6-12 km dan kecepatan maksimal 180 km/jam. Beberapa komponen UAV, termasuk antena dan komponen lain, dibuat dengan teknologi 3D.
Drone juga semakin diminati karena kemampuan uniknya menembus benteng pertahanan lawan langsung menuju target serta sulit diantisipasi. Varian terbaru dari drone kamikaze FPV dibekali dengan alat pendeteksi panas sehingga bisa beroperasi pada malam hari.
Istilah kamikaze sejatinya berasal dari Jepang dan banyak dipakai dalam Perang Dunia II. Istilah ini populer berkat aksi para pilot Jepang yang melakukan aksi menabrakkan pesawat ke sasaran.
Belakangan istilah ini dipakai untuk drone. Drone kamikaze mulai dikenal publik saat milisi Houthi melakukan serangan ke instalasi minyak Arab Saudi pada 2019. Namun saat itu, drone Kamikaze yang dipakai Houthi bukan versi FPV. Baru pada perang Rusia-Ukraina, drone kamikaze FPV baik jenis fixed wing maupun rotary wing, naik daun, ditandai dengan banyaknya video serangan yang disebarluaskan di sosial media maupun platform lain.
Baca Juga: Inilah Lancet, Drone Kamikaze Rusia yang Pusingkan Pertahanan Ukraina
Berikut spesifikasi drone Kamikaze FPV yang populer di perang Rusia Ukraina dirangkum dari berbagai sumber:
Spesifikasi drone Kamikaze FPV
1. Drone Kamikaze FPV Upyr (Vampir) Rusia
Drone Kamikaze FPV Upyr Rusia telah diterjunkan ke garis depan medan pertempuran. Drone ini dapat membawa granat mortir RPG-7, seperti PG-7VL, granat anti-tank genggam RKG-3M, dan bahan peledak fragmentasi. Tim pengembangan menciptakan transponder udara 'Extender', yang menggandakan jangkauan FPV.
2. Drone Kamikaze FPV Gastello Rusia
Drone FPV Gastello mulai diproduksi di Rusia pada Agustus 2023 dan telah diuji coba di medan pertempuran. Kelebihan drone ini adalah bisa beroperasi di malam hari karena dibekali kamera night vision real-time. Drone ini memungkinkan serangan efektif pada target di kegelapan, ketika drone konvensional tidak dapat digunakan. Drone ini dinamai Gastello untuk menghormati Nikolai Gastello, Pahlawan Uni Soviet.
3. Drone Kamikaze FPV Ghoul
Drone kamikaze FPV Ghoul berbasis 3D mulai digunakan pasukan khusus Rusia di Ukraina sejak 4 Oktober 2023. Drone ini memiliki jangkauan penerbangan 6-12 km dan kecepatan maksimal 180 km/jam. Beberapa komponen UAV, termasuk antena dan komponen lain, dibuat dengan teknologi 3D.
Lihat Juga :