Spesifikasi Drone Kamikaze FPV yang Populer di Perang Rusia Ukraina

Minggu, 14 Januari 2024 - 21:05 WIB
loading...
Spesifikasi Drone Kamikaze...
Drone kamikaze FPV memiliki ciri khas kemampuan menghadirkan First Person View alias rekaman video serangan dari sudut pandang pilot. (Foto: Bulgarian Military)
A A A
JAKARTA - Perang drone kini mewarnai berbagai konflik terbuka di dunia, membedakannya dengan perang-perang sebelumnya. Spesifikasi drone kamikaze FPV yang populer di perang Rusia Ukraina pun menarik diulas lantaran keunggulannya.

Drone kamikaze FPV tak hanya mematikan, tapi juga menghadirkan metode baru berupa propaganda kemenangan lantaran menghadirkan rekaman video detail penyerangan.

Drone ini sejatinya adalah drone sipil yang dimodifikasi sehingga harganya sangat murah, sekitar USD800. Daya jangkau drone ini mencapai 5 km, dengan kemampuan membawa beban hingga 1 kg dan kecepatan terbang hingga 120 km/jam.

Drone “bunuh diri” kamikaze FPV memiliki ciri khas kemampuan menghadirkan First Person View alias rekaman video serangan dari sudut pandang ‘pilot’. Kehadiran kamera video ini membuat pilot leluasa mendapat visual dari lapangan, sehingga bisa menjamin akurasi serangan.

Peran drone ini semakin dominan lantaran bisa dikendalikan dari jarak jauh, harganya murah, memiliki akurasi tinggi, daya rusak luar biasa serta, yang paling penting, menghadirkan materi kampanye, untuk merusak mental lawan dan menyampaikan pesan ke dunia tentang keberhasilan di medan perang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sukhoi Su-47 Fondasi...
Sukhoi Su-47 Fondasi Teknologi Jet Tempur Generasi Berikutnya
Torpedo Super Poseidon,...
Torpedo Super Poseidon, Senjata Pencegah Nuklir Rusia Picu Ketakutan NATO
Berteknologi Canggih,...
Berteknologi Canggih, Kuba Siap Borong Drone Buatan Rusia dan Iran
Palantir Uji Coba AI...
Palantir Uji Coba AI Tempur di Perang Ukraina, Ini Fungsinya
Drone Satpam Presiden...
Drone Satpam Presiden Rusia yang Bikin Israel Mikir Nggak Berani Macam-macam
DARPA Kembangkan Sistem...
DARPA Kembangkan Sistem Anti Drone untuk Kapal Kargo
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
Rekomendasi
Ajukan JC di Kasus Korupsi...
Ajukan JC di Kasus Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Sebut 26 Nama di BAP
Tembus 40 Juta Views,...
Tembus 40 Juta Views, Adu Mekanik Sound Jadi Konten Paling Berkesan bagi Yongshun
Kuasa Hukum Roy Suryo...
Kuasa Hukum Roy Suryo Beberkan Konstruksi Laporan Terhadap Lechumanan dan Rismon
Berita Terkini
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Rayakan Hari Jadi ke-30,...
Rayakan Hari Jadi ke-30, Lexar Padukan Visi Teknologi AI dan Sinergi Global
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Mantap! Telkom Bagikan...
Mantap! Telkom Bagikan Dividen Saham Rp21,9 Triliun dari Hasil Buku 2025
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved