Keunikan Semut Matabele yang Diulas di Netflix, Obati Rekannya dengan Antibiotik
Jum'at, 05 Januari 2024 - 10:34 WIB
loading...
Semut Matabele tersebar luas di selatan Sahara, Afrika. (Foto: University of Wuerzburg)
A
A
A
JAKARTA - Semut Matabele (Megaponera analis) yang tersebar luas di selatan Sahara memiliki banyak keunikan. Nama semut ini berasal dari suku Afrika yang buas dan gemar menghancurkan segala sesuatu pada era 1880an. Semut ini sama kuat dan agresifnya.
Dalam kesehariannya, semut Matabele makan rayap dan melakukan ekspedisi berburu berbahaya yang menantang maut. Tak jarang mereka terluka saat berburu, namun belakangan terungkap semut ini punya kemampuan tinggi dalam pengobatan.
Kehidupan semut Matabele ditampilkan dalam dokumen delapan bagian Life on Our Planet di Netflix. Adegan tentang semut ini difilmkan pada tahun 2021 di stasiun penelitian Universitas Würzburg di Pantai Gading. Mereka fokus pada habitat alami semut dan sarang buatan di stasiun tersebut.
Dilansir dari ZME Science, Jumat (5/1/2024), hasil penelitian terbaru mengungkap semut Matabele telah mengembangkan sistem perawatan kesehatan yang rumit. Para peneliti dari Jerman menemukan semut ini dapat membedakan antara luka yang tidak terinfeksi dan terinfeksi, dan merawat yang terinfeksi dengan efisien menggunakan antibiotik yang mereka hasilkan sendiri.
Baca Juga: Semut Ternyata Punya Media Sosial seperti Manusia
Dalam kesehariannya, semut Matabele makan rayap dan melakukan ekspedisi berburu berbahaya yang menantang maut. Tak jarang mereka terluka saat berburu, namun belakangan terungkap semut ini punya kemampuan tinggi dalam pengobatan.
Kehidupan semut Matabele ditampilkan dalam dokumen delapan bagian Life on Our Planet di Netflix. Adegan tentang semut ini difilmkan pada tahun 2021 di stasiun penelitian Universitas Würzburg di Pantai Gading. Mereka fokus pada habitat alami semut dan sarang buatan di stasiun tersebut.
Dilansir dari ZME Science, Jumat (5/1/2024), hasil penelitian terbaru mengungkap semut Matabele telah mengembangkan sistem perawatan kesehatan yang rumit. Para peneliti dari Jerman menemukan semut ini dapat membedakan antara luka yang tidak terinfeksi dan terinfeksi, dan merawat yang terinfeksi dengan efisien menggunakan antibiotik yang mereka hasilkan sendiri.
Baca Juga: Semut Ternyata Punya Media Sosial seperti Manusia
Lihat Juga :