iSpace China Luncurkan Pesawat Ruang Angkasa yang Dapat Digunakan Ulang
Kamis, 21 Desember 2023 - 13:34 WIB
loading...
Perusahaan peluncuran komersial China, iSpace sukses mengirimkan pesawat ruang angkasa kecil yang dapat digunakan ulang ke orbit. Foto/CCTV/Space
A
A
A
BEIJING - Perusahaan peluncuran komersial China , iSpace sukses mengirim pesawat ruang angkasa kecil yang dapat digunakan ulang ke orbit. Pesawat ruang angkasa yang diberi nama Di'er-1 (DEAR-1) membawa muatan sains untuk menguji teknologi masuk kembali.
“Peluncuran pesawat ruang angkasa Di-er-1 menggunakan roket Hyperbola-1 keenam milik iSpace. Peluncuran dilakukan dari Pusat Peluncuran Satelit Jiuquan di barat laut China Minggu 17 Desember 2023,” tulis laman Space dikutip SINDOnews, Kamis (21/12/2023).
Pesawat luar angkasa ini digambarkan sebagai satelit verifikasi pesawat ruang angkasa mikro seri A-10 yang dikembangkan AZSPACE, sebuah perusahaan kedirgantaraan komersial yang berbasis di Beijing. Satelit ini merupakan prototipe dari satelit seri B300 yang lebih besar dan dapat dipulihkan.
Baca juga; Pesawat Ruang Angkasa Rahasia China Sebarkan 6 Objek Misterius di Orbit
Satelit tersebut dikatalogkan oleh Angkatan Luar Angkasa AS pada orbit dekat kutub sekitar 500 kilometer. Ini adalah pertama kalinya iSpace menempatkan satelit di orbit sejak peluncuran pertama bersejarahnya pada Juli 2019, ketika roket padat empat tahap Hyperbola-1 mencapai orbit.
Laman Space menyebutkan, tiga peluncuran Hyperbola-1 berikutnya semuanya berakhir dengan kegagalan. Yang kelima, diluncurkan pada bulan April tahun ini, mencapai orbit tetapi tidak membawa muatan aktif.
AZSPACE berfokus pada perancangan pesawat ruang angkasa yang dapat dipulihkan dan teknologi masuk kembali terkait. Satelit Di'er-1 dirancang untuk melakukan uji verifikasi teknologi platform skala kecil di orbit.
“Peluncuran pesawat ruang angkasa Di-er-1 menggunakan roket Hyperbola-1 keenam milik iSpace. Peluncuran dilakukan dari Pusat Peluncuran Satelit Jiuquan di barat laut China Minggu 17 Desember 2023,” tulis laman Space dikutip SINDOnews, Kamis (21/12/2023).
Pesawat luar angkasa ini digambarkan sebagai satelit verifikasi pesawat ruang angkasa mikro seri A-10 yang dikembangkan AZSPACE, sebuah perusahaan kedirgantaraan komersial yang berbasis di Beijing. Satelit ini merupakan prototipe dari satelit seri B300 yang lebih besar dan dapat dipulihkan.
Baca juga; Pesawat Ruang Angkasa Rahasia China Sebarkan 6 Objek Misterius di Orbit
Satelit tersebut dikatalogkan oleh Angkatan Luar Angkasa AS pada orbit dekat kutub sekitar 500 kilometer. Ini adalah pertama kalinya iSpace menempatkan satelit di orbit sejak peluncuran pertama bersejarahnya pada Juli 2019, ketika roket padat empat tahap Hyperbola-1 mencapai orbit.
Laman Space menyebutkan, tiga peluncuran Hyperbola-1 berikutnya semuanya berakhir dengan kegagalan. Yang kelima, diluncurkan pada bulan April tahun ini, mencapai orbit tetapi tidak membawa muatan aktif.
AZSPACE berfokus pada perancangan pesawat ruang angkasa yang dapat dipulihkan dan teknologi masuk kembali terkait. Satelit Di'er-1 dirancang untuk melakukan uji verifikasi teknologi platform skala kecil di orbit.
Lihat Juga :