Eksperimen Gila Inggris saat Perang Dunia Ke-2, Bikin Peluncur Pesawat Pengebom
Jum'at, 13 Oktober 2023 - 08:40 WIB
loading...
A
A
A
Susan Porter, petugas proyek MOLA, mengatakan, itu adalah konsekuensi dari eksperimen dan inovasi cepat ketika pecah perang. “Yang terpenting, mencatat lokasi dan penampakan setiap incinya berarti ketapel tersebut terpelihara sebagai catatan untuk generasi mendatang,” katanya dikutip SINDOnews dari laman Live Science, Jumat (13/10/2023).
Baca juga; Hilang 78 Tahun Lalu, Pesawat Pengebom B-25 Milik AS Ditemukan di Italia
MOLA dalam keterangan resmi menambahkan, desain ketapel ini membantu membuka jalan bagi sistem ketapel lainnya. Termasuk kapal dagang ketapel (CAM) tahun 1941 yang dapat meluncurkan pesawat tempur dari kapal.
![Eksperimen Gila Inggris saat Perang Dunia Ke-2, Bikin Peluncur Pesawat Pengebom]()
Mekanisme kerjanya menggunakan kait penarik untuk menghubungkan pesawat tempur yang akan diluncurkan ke ram pneumatik bawah tanah. Kemudian, 12 mesin aero Rolls-Royce Kestrel yang terletak di bawah meja putar akan memampatkan udara untuk menggerakkan ram.
“Udara bertekanan tinggi ini kemudian dipaksa masuk ke dalam ram pneumatik, yang dengan cepat meluas hingga sepanjang jalur yang dipandu. Kemudian melontarkan pesawat pengebom besar ke angkasa,” menurut pernyataan itu.
Baca juga; Hilang 78 Tahun Lalu, Pesawat Pengebom B-25 Milik AS Ditemukan di Italia
MOLA dalam keterangan resmi menambahkan, desain ketapel ini membantu membuka jalan bagi sistem ketapel lainnya. Termasuk kapal dagang ketapel (CAM) tahun 1941 yang dapat meluncurkan pesawat tempur dari kapal.

Mekanisme kerjanya menggunakan kait penarik untuk menghubungkan pesawat tempur yang akan diluncurkan ke ram pneumatik bawah tanah. Kemudian, 12 mesin aero Rolls-Royce Kestrel yang terletak di bawah meja putar akan memampatkan udara untuk menggerakkan ram.
“Udara bertekanan tinggi ini kemudian dipaksa masuk ke dalam ram pneumatik, yang dengan cepat meluas hingga sepanjang jalur yang dipandu. Kemudian melontarkan pesawat pengebom besar ke angkasa,” menurut pernyataan itu.
(wib)
Lihat Juga :