DPR: TikTok Diblokir Enggak Ada Ruginya Buat Indonesia

Senin, 03 Agustus 2020 - 04:38 WIB
loading...
DPR: TikTok Diblokir...
DPR menegaskan, semua aplikasi asing yang beroperasi di Indonesia harus patuh terhadap perundang-undangan di Tanah Air. Salah satunya aplikasi berbagi video asal China, TikTok. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Polemik dunia tentang larangan kehadiran TikTok mengundang anggota Dewan angkat bicara . DPR menegaskan, TikTok atau aplikasi asing apapun harus tunduk terhadap perundang-undangan di Indonesia. Bila mangkir, mereka harus ditindak tegas misalnya dengan melarangnya beroperasi di sini. (Baca juga: Sudah saatnya Pemerintah Khawatir dengan Sepak Terjang TikTok di Indonesia )

Anggota Komisi XI DPR, Vera Febyanthy, berpendapat, pemerintah harus tegas dalam melindungi data serta menarik pajak dari perusahaan digital. "Ya kita ancam banned (blokir) aja kenapa kita enggak bisa. Toh TikTok harus ikuti peraturan pemerintah," kata Vera saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Minggu (3/8/2020).

Dia pun memuji kebijakan Australia yang memaksa Facebook dan Google untuk membayar konten berita di negaranya. Bahkan ada denda ratusan juta dolar menunggu jika raksasa internet tak mematuhi kebijakan tersebut.

Di sisi lain, anggota Fraksi Partai Demokrat ini menambahkan, perusahan digital seperti TikTok jika dilarang pun tidak akan memberikan dampak buruk bagi Indonesia. Bahkan jika dilarang, anak bangsa bisa membuat aplikasi seperti TikTok yang bisa menjadi kebanggan negara. (Baca juga: Mobil Bottas Terbakar, Lewis Hamilton Kampiun di Sirkuit Silverstone )

"Kalau TikTok di-banned kita enggak rugi toh dia kan enggak ada edukasinya, cuma permainan saja. Kalau dilarang kita bisa bikin aplikasi yang punya edukasi tinggi dan juga menghibur, apalagi generasi milenial kita kan kreatif," tandasnya.
(iqb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Komdigi Suruh TikTok...
Komdigi Suruh TikTok Hapus 780 Ribu Akun Anak, Platform Lain Siap-siap!
Pakar Privasi Data:...
Pakar Privasi Data: Kasus Kecanduan TikTok Harus Dibawa ke Persidangan
Bisnis TikTok AS Resmi...
Bisnis TikTok AS Resmi Dijual, Entitas Baru Dibentuk
TikTok di Bawah Ketiak...
TikTok di Bawah Ketiak Sekutu Trump: Dari Musuh Negara Menjadi Mainan Baru Lingkaran Oligarki Washington
Selamat dari Vonis Mati,...
Selamat dari Vonis Mati, tapi TikTok Resmi Dikendalikan Raksasa Yahudi Oracle dan Miliarder AS
TikTok Kenalkan Fitur...
TikTok Kenalkan Fitur Papan Buletin untuk Berbagi Konten Eksklusif
DPR Upayakan Formula...
DPR Upayakan Formula TKD Tetap Adil, Rasional, dan Berpihak ke Daerah
Ketua Komisi XI DPR...
Ketua Komisi XI DPR Ungkap Dampak Besar Kunjungan Prabowo ke Jepang bagi Ekonomi RI
Polemik Anggaran MBG...
Polemik Anggaran MBG Kental Nuansa Politik, Pengamat Kebijakan Publik: Secara Prosedural Sudah Disepakati DPR
Rekomendasi
Nadiem Makarim Bakal...
Nadiem Makarim Bakal Laporkan Hakim Perkara Chromebook ke Badan Pengawas MA
Aplikasi Strava Buka...
Aplikasi Strava Buka Suara soal Pungutan PPN 11%, Bagaimana Harga Berlangganan?
AS Makin Kerdil, Pakar...
AS Makin Kerdil, Pakar Ini Sebut Eropa Kini Jadi Pemimpin Utama NATO
Berita Terkini
DeepSeek Siap Kembangkan...
DeepSeek Siap Kembangkan Chip AI Sendiri, Ini Bocorannya
Awas Kaget! Segini Bedanya...
Awas Kaget! Segini Bedanya Harga HP Spek Setara 3 Tahun Lalu vs Sekarang
Bandar Antariksa di...
Bandar Antariksa di Biak: Kenapa Papua Jadi Pilihan BRIN untuk Peluncuran Satelit?
Mengapa Waktu Seolah...
Mengapa Waktu Seolah Melambat ketika Bahaya Datang?
PBB Menyerukan Penguatan...
PBB Menyerukan Penguatan Tata Kelola Kecerdasan Buatan
Ilmuwan Klaim Berhasil...
Ilmuwan Klaim Berhasil Menghitung Waktu Akhir Kehidupan Bumi
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved