Pakai Sistem INS, Sekali Pencet Iran Bisa Lenyapkan Israel dari Tanah Palestina

Kamis, 07 September 2023 - 16:03 WIB
loading...
Pakai Sistem INS, Sekali...
Iran menggunakan sistem navigasi INS. foto/ Teheran News
A A A
TEHERAN - Terkuak kuatnya pertahanan wilayah Iran sehingga sulit ditembus musuh karena menggunakan sistem Navigasi Inersia (INS). Navigasi yang menggunakan sensor komputer, gerak (accelerometers) dan sensor rotasi.

BACA JUGA - Rusak Sistem Navigasi, Teknologi Iran Ini Jadi Mimpi Buruk AS di Teluk Persia

Iran menggunakan sistem teknologi ini pada rudal jarak jauh terbaru yang dijuluki Kheibarshekan atau penghancur kastil. Jangkauan rudal ini disebut bisa mencapai wilayah Israel.

Iran mengembangkan sistem navigasi inersia (INS) untuk meningkatkan akurasi navigasi pesawat. INS menggunakan sensor inersia untuk mengukur rotasi dan percepatan pesawat, dan kemudian menggunakan informasi ini untuk menghitung posisi pesawat.

INS lebih akurat daripada sistem navigasi berbasis GPS saja, karena tidak bergantung pada sinyal GPS yang dapat terganggu oleh cuaca .

Iran telah mengembangkan INS untuk digunakan di pesawat tempur, helikopter, dan pesawat tanpa awak. INS Iran diperkirakan memiliki akurasi yang sebanding dengan INS buatan Barat.

Pengembangan INS Iran adalah bagian dari upayanya untuk meningkatkan kemampuan militernya. INS dapat digunakan untuk meningkatkan akurasi serangan udara dan untuk meningkatkan kemampuan pesawat untuk beroperasi dalam kondisi cuaca buruk.

Berikut adalah beberapa detail tentang sistem navigasi inersia Iran:

1. INS Iran menggunakan sensor inersia yang terdiri dari giroskop dan accelerometer.
2. Giroskop mengukur rotasi pesawat, dan accelerometer mengukur percepatan pesawat.
3. Informasi dari sensor inersia digunakan untuk menghitung posisi pesawat.
4. INS Iran diperkirakan memiliki akurasi yang sebanding dengan INS buatan Barat.
5. INS Iran digunakan di pesawat tempur, helikopter, dan pesawat tanpa awak.
6. Pengembangan INS Iran adalah bagian dari upaya Iran untuk meningkatkan kemampuan militernya.

TeknologI ini digunakan pada kendaraan seperti kapal, pesawat terbang, kapal selam, rudal, dan pesawat ruang angkasa.

Merujuk keterangan di situs Garda Sepah News, rudal itu memiliki jangkauan 1.450 kilometer dengan akurasi yang tepat. Sementara itu, Israel terletak di 1.000 kilometer dari perbatasan barat Iran.

"Kemampuan manuver dan kecepatan ekstrem memungkinkan mencapai target dalam radius 1.450 kilometer," demikian keterangan di situs itu, seperti dikutip AFP..

Desain rudal baru itu sedikit berbeda dari rudal yang lain. Berat rudal Kheibarshekan juga dikurangi tiga kilogram dari rudal lainnya. Selain itu, rudal ini memiliki kecepatan lebih tinggi untuk mencapai target.

Sebelumnya, tepatnya pada 24 Desember lalu, Iran menembakkan 16 rudal balistik untuk mengakhiri latihan militer. Para jenderal mengatakan penembakan rudal itu merupakan peringatan terhadap musuh bebuyutan mereka, Israel.

Institut Internasional untuk Studi Strategis (IISS) mengatakan, Iran memiliki sekitar 20 jenis rudal balistik serta rudal jelajah dan drone.

Kemampuan rudal Iran sendiri bervariasi. Jenis Qiam-1 memiliki jangkauan 800 kilometer, sementara Ghadar-1 bisa menjangkau hingga 1.800 kilometer.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
AS Kekurangan Senjata...
AS Kekurangan Senjata Stategis Akibat Ketergantungannya pada Tungsten China
AS Berencana Pasang...
AS Berencana Pasang Senjata Nuklir untuk Pesawat Pembom B-1B Lancer
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
ANCAMAN KERAS IRAN!...
ANCAMAN KERAS IRAN! Kirim Pesan Menghancurkan, Tantang AS Perang Terbuka!
Rekomendasi
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Janji Menkeu Purbaya
Usulan Rokok Murah Dikhawatirkan...
Usulan Rokok Murah Dikhawatirkan Tekan Penerimaan Negara
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Anggaran Pelatihan SPPI Lebih Besar untuk Latsarmil ketimbang Substansi Koperasi
Berita Terkini
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
Korea Selatan Izinkan...
Korea Selatan Izinkan Robot AI Otonom untuk Memeriksa Pesawat Terbang
Telkom Pacu Pertumbuhan...
Telkom Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan Melalui Penguatan Tata Kelola Korporasi dan Kapabilitas Manajerial
Tak Perlu Ganti SIM...
Tak Perlu Ganti SIM Card saat Liburan ke Luar Negeri, Ini Caranya
Jepang Gunakan Polisi...
Jepang Gunakan Polisi Wanita Berbasis AI untuk Memerangi Penipuan Identitas
iPhone 18 Pro Desain...
iPhone 18 Pro Desain Dynamic Island yang Diperkecil Berteknologi Face ID Tersembunyi
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved