Rusak Sistem Navigasi, Teknologi Iran Ini Jadi Mimpi Buruk AS di Teluk Persia

Selasa, 05 September 2023 - 19:00 WIB
loading...
Rusak Sistem Navigasi,...
Teknologi Iran ini jadi mimpi buruk AS di Teluk Persia karena merusak sistem navigasi kapal AS. FOTO/ Cimsec
A A A
TEHERAN - Tak hanya urusan senjata, teknologi elektronik Iran pernah mengganggu sistem komunikasi dan navigasi kapal perang Amerika Serikat di Teluk Persia.

BACA JUGA - China dan Iran Produksi Chip Semikonduktor Berteknologi AI, AS Panas Dingin

Seperti dilansir dari Cimsec, hal ini telah terjadi beberapa kali dalam beberapa tahun terakhir, dan telah menimbulkan kekhawatiran di Amerika Serikat dan sekutunya.

Pada tahun 2019, Iran menyita tiga kapal tanker komersial asing di Teluk Persia. Angkatan Laut Amerika Serikat menuduh Iran menggunakan sistem Elektronic War (EW) untuk mengganggu sistem komunikasi dan navigasi kapal-kapal tanker tersebut.

Hal ini membuat kapal-kapal tanker tersebut sulit untuk berkomunikasi dengan kapal perang AS dan akhirnya disita oleh Iran.

Pada tahun 2021, Angkatan Laut AS juga melaporkan bahwa kapal-kapalnya telah mengalami gangguan komunikasi dan navigasi saat berada di Teluk Persia.

Angkatan Laut AS menuduh Iran menggunakan sistem EW untuk mengganggu kapal-kapalnya.

Iran telah membantah tuduhan-tuduhan tersebut. Iran mengatakan bahwa mereka menggunakan sistem EW untuk melindungi perairannya dari kapal-kapal yang diduga melakukan pelanggaran.

Gangguan sistem EW oleh Iran dapat memiliki konsekuensi yang serius bagi kapal perang Amerika Serikat. Gangguan ini dapat membuat kapal-kapal tersebut sulit untuk berkomunikasi dengan kapal-kapal lain, mengkoordinasikan pergerakan, dan menggunakan sistem senjatanya. Hal ini dapat meningkatkan risiko kecelakaan dan konflik.

Amerika Serikat telah meningkatkan upayanya untuk melawan gangguan sistem EW oleh Iran. Angkatan Laut AS telah mengembangkan sistem-sistem baru untuk melawan gangguan EW, dan telah meningkatkan pelatihannya untuk menghadapi situasi ini.

Amerika Serikat juga telah bekerja sama dengan sekutunya untuk meningkatkan kehadiran militer di Teluk Persia. Hal ini dimaksudkan untuk mengirim pesan kepada Iran bahwa Amerika Serikat dan sekutunya akan terus melindungi kebebasan navigasi di wilayah tersebut.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Elon Musk Tegaskan Akan...
Elon Musk Tegaskan Akan Bertahan di Gedung Putih hingga Misi DOGE Tuntas
Militer AS Uji Coba...
Militer AS Uji Coba Kirim Paket ke Luar Angkasa Pakai Roket Kargo
Jelang Pelarangan TikTok...
Jelang Pelarangan TikTok di AS, Donald Trump Siapkan Perjanjian Baru
Rusia Siapkan Platform...
Rusia Siapkan Platform Khusus untuk Blokir Nomor Telepon dan Website Berbahaya
TikTok Akan Hilang di...
TikTok Akan Hilang di AS Jika 4 April 2025 Tidak Dijual
Roket Rusia Angara-1.2...
Roket Rusia Angara-1.2 Bawa Perlengkapan Militer Melesat Menuju Antariksa
Pantai di Iran Tiba-tiba...
Pantai di Iran Tiba-tiba Berubah Warna Menjadi Merah Darah
AS Klaim Temukan 4 Calon...
AS Klaim Temukan 4 Calon Terkuat Pembeli TikTok
Belum Ketemu Pembeli...
Belum Ketemu Pembeli yang Tepat, Trump Perpanjangan Batas Waktu TikTok
Rekomendasi
Arus Balik di Cipali-Palikanci...
Arus Balik di Cipali-Palikanci dan Pantura Cirebon Ramai Lancar
Hamas Tak Akan Respons...
Hamas Tak Akan Respons Usulan Balasan Israel untuk Gencatan Senjata di Gaza
Kemlu Respons Penerapan...
Kemlu Respons Penerapan Tarif Resiprokal AS pada Indonesia Sebesar 32%
Berita Terkini
China Luncurkan Robot...
China Luncurkan Robot Tangan yang Punya Sensitivitas seperti Jari Manusia
6 jam yang lalu
Kota Kelahiran Cleopatra...
Kota Kelahiran Cleopatra Ditemukan setelah Ribuan Tahun Menghilang
7 jam yang lalu
Cara Mengecek Jalan...
Cara Mengecek Jalan Macet atau Tidak Melalui Google Maps, Mudah dan Praktis
8 jam yang lalu
Beragam Respons Soal...
Beragam Respons Soal Kehadiran Manus AI Baru Buatan China
12 jam yang lalu
Elon Musk Tegaskan Akan...
Elon Musk Tegaskan Akan Bertahan di Gedung Putih hingga Misi DOGE Tuntas
15 jam yang lalu
5 Website yang Bisa...
5 Website yang Bisa Menjadi Sumber Cuan
17 jam yang lalu
Infografis
Turki Bantu Ekspor 15.000...
Turki Bantu Ekspor 15.000 Ton Telur saat Flu Burung Merebak di AS
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved