Iran Melarang Pager dan Walkie-talkie Masuk ke Pesawat setelah Serangan Brutal di Lebanon

Minggu, 13 Oktober 2024 - 09:52 WIB
loading...
Iran Melarang Pager...
Iran larang pager dan Walkie-talkie dilarang masuk ke Pesawat. FOTO/ WION NEWS
A A A
TEHERAN - Beberapa minggu setelah Israel menyerang Lebanon dengan serangan pager , Iran pada hari Sabtu (12 Oktober) melarang pager dan walkie-talkie masuk ke area penerbangan.

BACA JUGA - Teknologi Iran Ini Bikin Serangan Balik Israel Ambrol

"Masuknya perangkat komunikasi elektronik apa pun, kecuali telepon seluler, ke dalam kabin pesawat atau ke dalam kargo tanpa pendamping, telah dilarang," kantor berita ISNA melaporkan, mengutip dari juru bicara Organisasi Penerbangan Sipil Iran Jafar Yazerlo.

Peristiwa ini terjadi tiga minggu setelah pager dan walkie-talkie diduga digunakan untuk menyerang Lebanon, yang menargetkan anggota kelompok Hizbullah yang bersekutu dengan Iran. Serangan itu menewaskan sedikitnya 39 orang.

Sementara itu, hampir 3.000 orang terluka dalam serangan itu, yang menurut Iran dan Hizbullah dilakukan Israel, termasuk duta besar Teheran untuk Lebanon Mojtaba Amani.

Maskapai penerbangan yang berkantor pusat di Dubai melarang pager dan walkie-talkie
Awal bulan ini, maskapai penerbangan Emirates yang berbasis di Dubai juga melarang pager dan walkie-talkie di dalam pesawatnya.

Ketegangan di Asia Barat meningkat dalam beberapa minggu terakhir, yang dimulai setelah kelompok militan Hamas menyerang Israel pada bulan Oktober tahun lalu, yang kemudian menyebabkan konflik.

Iran menyerang Israel dengan sekitar 200 rudal balistik sebagai balasan atas tewasnya pimpinan Hizbullah Hassan Nasrallah dan pemimpin Hamas. Setelah itu, Israel berjanji akan membalas.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
AS Kekurangan Senjata...
AS Kekurangan Senjata Stategis Akibat Ketergantungannya pada Tungsten China
AS Berencana Pasang...
AS Berencana Pasang Senjata Nuklir untuk Pesawat Pembom B-1B Lancer
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Harga Minyak Global Kembali Melonjak
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Rekomendasi
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Transportasi Umum dan Tempat Wisata Gratis juga Berlaku bagi Warga KTP Non-DKI
Darurat Pemasangan Kabel...
Darurat Pemasangan Kabel di Area Jakarta
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Berita Terkini
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved