10 Pesawat Paling Ikonik Sepanjang Masa, Nomor 9 Momok Menakutkan PD II
Minggu, 20 Agustus 2023 - 07:02 WIB
loading...
A
A
A
4. Antonov An-225 Mriya
![10 Pesawat Paling Ikonik Sepanjang Masa, Nomor 9 Momok Menakutkan PD II]()
Perusahaan penerbangan Antonov merupakan produsen pesawat serta pengangkut kargo udara berukuran besar yang berbasis di Kyiv. Antonov memproduksi berbagai pesawat sepanjang era Soviet, dan menjelang akhir, menciptakan pesawat kargo raksasa.
Antonov An-224 Mriya adalah pesawat kargo terbesar yang pernah dibuat. Pesawat ini dibekali enam mesin jumbo, 32 roda untuk pendaratan, dan lebar sayap 290 kaki. Pesawat ini awalnya dibangun untuk mengangkut pesawat luar angkasa Soviet, Buran.
Ketika Uni Soviet bubar, salah satu dari dua pesawat An-225 telah diuji terbang tetapi belum bersertifikat. Dengan negara terpecah belah, program Buran dibatalkan dan An-225 disimpan di Ukraina. Namun, restorasi dan peningkatan dilakukan pada pesawat dan siap digunakan pada 2001.
Antonov menggunakan An-225 dengan armada An-124 untuk menyediakan kargo udara untuk objek terbesar yang pernah diterbangkan, termasuk lokomotif kereta api.
Namun, tragedi terjadi ketika Rusia melintasi perbatasan Ukraina pada 2022, menyerang bandara Hostomel, basis operasi Antonov, menghancurkan An-225 Mriya dalam pertempuran pertama dari konflik yang masih berlangsung.
Kerusakan yang diakibatkan cukup besar. Rencana untuk menyelesaikan Mriya yang sebagian dibangun telah dilakukan, tetapi harus menunggu konflik berakhir.
5. Hughes H-4 Hercules
![10 Pesawat Paling Ikonik Sepanjang Masa, Nomor 9 Momok Menakutkan PD II]()
Perang Dunia II menghadirkan mimpi buruk logistik. U-boat merajalela di mana-mana menenggelamkan kapal pelaut Sekutu. Raja baja Henry Kaiser lantas memiliki ide menciptakan pesawat raksasa yang bisa melewati jalur pelayaran sekaligus dengan kargo udara. Untuk mewujudkannya, dia meminta bantuan perancang pesawat Howard Hughes.
Setelah melalui banyak tantangan, Hughes H-4 Hercules akhirnya terwujud, dengan lebar sayap 320 kaki, 30 kaki lebih lebar dari An-225 Mriya. Pesawat ini ditenagai delapan mesin baling-baling 28 silinder.
Hingga kini Hughes H-4 Hercules masih tercatat sebagai pesawat yang memiliki sayap terlebar yang pernah dibuat, dua kali lipat dari B-29 Superfortress, salah satu pesawat terbesar yang dibangun pada saat itu.
Hughes H-4 Hercules diuji coba terbang pada 1947 dari pelabuhan Long Beach. Pesawat ini sukses mengudara, tapi terbang hanya sekitar 70 kaki di atas air, tetapi membuktikan dapat terbang. Setelah itu Hughes H-4 Hercules tidak pernah terbang lagi.
6. Boeing B-52 Stratofortress
![10 Pesawat Paling Ikonik Sepanjang Masa, Nomor 9 Momok Menakutkan PD II]()
Era Perang Dingin melahirkan Boeing B-52 Stratofortress, armada pengebom jarak jauh Angkatan Udara AS. Boeing B-52 Stratofortress didukung oleh delapan mesin turbofan yang tergantung dari empat pod mesin. Pesawat ini dapat terbang hingga 8.800 mil dengan ketinggian 50.000 kaki dan membawa muatan hingga 70.000 pound. Meskipun dibangun untuk menjadi pembom nuklir strategis, armada ini juga pesawat serbaguna yang mampu membawa berbagai persenjataan dan sistem persenjataan.
Model pertama mulai beroperasi pada 1954 dan sejak itu telah disempurnakan berkali-kali. Meskipun B-52 menggantikan Convair B-36 setelah hanya terbang selama satu dekade, pesawat ini telah beroperasi lebih dari 70 tahun.

Perusahaan penerbangan Antonov merupakan produsen pesawat serta pengangkut kargo udara berukuran besar yang berbasis di Kyiv. Antonov memproduksi berbagai pesawat sepanjang era Soviet, dan menjelang akhir, menciptakan pesawat kargo raksasa.
Antonov An-224 Mriya adalah pesawat kargo terbesar yang pernah dibuat. Pesawat ini dibekali enam mesin jumbo, 32 roda untuk pendaratan, dan lebar sayap 290 kaki. Pesawat ini awalnya dibangun untuk mengangkut pesawat luar angkasa Soviet, Buran.
Ketika Uni Soviet bubar, salah satu dari dua pesawat An-225 telah diuji terbang tetapi belum bersertifikat. Dengan negara terpecah belah, program Buran dibatalkan dan An-225 disimpan di Ukraina. Namun, restorasi dan peningkatan dilakukan pada pesawat dan siap digunakan pada 2001.
Antonov menggunakan An-225 dengan armada An-124 untuk menyediakan kargo udara untuk objek terbesar yang pernah diterbangkan, termasuk lokomotif kereta api.
Namun, tragedi terjadi ketika Rusia melintasi perbatasan Ukraina pada 2022, menyerang bandara Hostomel, basis operasi Antonov, menghancurkan An-225 Mriya dalam pertempuran pertama dari konflik yang masih berlangsung.
Kerusakan yang diakibatkan cukup besar. Rencana untuk menyelesaikan Mriya yang sebagian dibangun telah dilakukan, tetapi harus menunggu konflik berakhir.
5. Hughes H-4 Hercules

Perang Dunia II menghadirkan mimpi buruk logistik. U-boat merajalela di mana-mana menenggelamkan kapal pelaut Sekutu. Raja baja Henry Kaiser lantas memiliki ide menciptakan pesawat raksasa yang bisa melewati jalur pelayaran sekaligus dengan kargo udara. Untuk mewujudkannya, dia meminta bantuan perancang pesawat Howard Hughes.
Setelah melalui banyak tantangan, Hughes H-4 Hercules akhirnya terwujud, dengan lebar sayap 320 kaki, 30 kaki lebih lebar dari An-225 Mriya. Pesawat ini ditenagai delapan mesin baling-baling 28 silinder.
Hingga kini Hughes H-4 Hercules masih tercatat sebagai pesawat yang memiliki sayap terlebar yang pernah dibuat, dua kali lipat dari B-29 Superfortress, salah satu pesawat terbesar yang dibangun pada saat itu.
Hughes H-4 Hercules diuji coba terbang pada 1947 dari pelabuhan Long Beach. Pesawat ini sukses mengudara, tapi terbang hanya sekitar 70 kaki di atas air, tetapi membuktikan dapat terbang. Setelah itu Hughes H-4 Hercules tidak pernah terbang lagi.
6. Boeing B-52 Stratofortress

Era Perang Dingin melahirkan Boeing B-52 Stratofortress, armada pengebom jarak jauh Angkatan Udara AS. Boeing B-52 Stratofortress didukung oleh delapan mesin turbofan yang tergantung dari empat pod mesin. Pesawat ini dapat terbang hingga 8.800 mil dengan ketinggian 50.000 kaki dan membawa muatan hingga 70.000 pound. Meskipun dibangun untuk menjadi pembom nuklir strategis, armada ini juga pesawat serbaguna yang mampu membawa berbagai persenjataan dan sistem persenjataan.
Model pertama mulai beroperasi pada 1954 dan sejak itu telah disempurnakan berkali-kali. Meskipun B-52 menggantikan Convair B-36 setelah hanya terbang selama satu dekade, pesawat ini telah beroperasi lebih dari 70 tahun.
Lihat Juga :