Helikopter Ka-52 dan Drone Zala Lancet Merajalela, Ukraina Siapkan Rudal IRIS-T

Senin, 17 Juli 2023 - 16:04 WIB
loading...
Helikopter Ka-52 dan...
Ukraina menyiapkan sistem rudal IRIS-T untuk menghadapi helikopter Ka-52 Alligator dan drone Zala Lancet milik Rusia yang merajalela di medan perang. Foto/Airforce-Technology/Bulgarian Military
A A A
KIEV - Ukraina menyiapkan sistem rudal IRIS-T untuk menghadapi helikopter Ka-52 Alligator dan drone Zala Lancet milik Rusia yang merajalela di medan perang. Ukraina menggunakan sistem pertahanan udara IRIS-T SLM yang sudah ditingkatkan menggunakan kendali infra merah.

Sistem pertahanan udara IRIS-T SLM terdiri dari tiga bagian, pertama peluncur truk militer dengan kapasitas delapan rudal, kendaraan radar, dan kendaraan komando. Rudal anti-pesawat IRIS-T SLM dapat mencapai target di ketinggian hingga 20 kilometer dan pada jarak hingga 40 kilometer.

Menteri Pertahanan Ukraina Oleksii Reznikov mengkonfirmasi telah menerima sistem rudal anti-pesawat IRIS-T generasi kedua dari Jerman. “Sistem IRIS-T terbaru meningkatkan kemampuan (kami) untuk memerangi rudal jelajah,” katanya dikutip SINDOnews dari laman Pravda, Senin (17/7/2023).

Baca juga; Teknologi Rahasia Rudal Jelajah Storm Shadow Buatan Inggris Dibongkar Rusia

Der Spiegel melaporkan, Jerman telah melakukan pengiriman kedua dari empat sistem pertahanan udara IRIS-T SLM yang dijanjikan ke Ukraina. Dilaporkan laman Bulgarian Military, Ukraina menerima 10 perangkat penargetan laser untuk sistem pertahanan udara IRIS-T SLM.

Sistem pertahanan udara IRIS-T SLM diharapkan mampu meredam helikopter serang Rusia Kamov Ka-52 Alligator telah menjadi mimpi buruk yang nyata. Tank Leopard 2, kendaraan tempur infanteri Bradley, dan tank ANH-10 Prancis, banyak yang menjadi korban Ka-52.
Helikopter Ka-52 dan Drone Zala Lancet Merajalela, Ukraina Siapkan Rudal IRIS-T


Sistem rudal IRIS-T SLM juga disiapkan menghadapi drone kamikaze Zala Lancet yang merajalela. Drone Zala Lancet adalah pesawat yang lebih kecil tetapi kemampuan destruktifnya telah terbukti sejauh ini dalam perang di Ukraina.

Rudal IRIS-T SLM Ukraina menggunakan teknologi navigasi canggih, termasuk GPS dan INS untuk navigasi otonom. Rudal ini juga menggunakan tautan data frekuensi radio (RF) untuk pembaruan data target secara real time dari sistem radar eksternal.

Baca juga; Drone Zala Lancet Rusia Bikin Tank Leopard 2 Ukraina Ringsek, Ini Rahasia Kehebatannya

“Rudal tersebut menggunakan pencari infra merah pasif berakurasi tinggi untuk deteksi dan pelacakan target yang akurat, meningkatkan presisi dan ketahanan terhadap penanggulangan,” tulis Bulgarian Military.

Spefisikasi Rudal IRIS-T SLM

Helikopter Ka-52 dan Drone Zala Lancet Merajalela, Ukraina Siapkan Rudal IRIS-T

IRIS-T SLM (Surface-Launched-Missile) adalah peluru kendali darat-ke-udara jarak menengah yang dirancang dan dikembangkan oleh Diehl BGT Defense. Rudal baru ini efektif melawan semua jenis pesawat, helikopter, rudal jelajah, senjata berpemandu, rudal udara-ke-permukaan, rudal anti-kapal, roket anti-radar, dan roket kaliber besar.

Rudal ini juga memiliki kemungkinan tinggi untuk membunuh kendaraan udara tak berawak, kendaraan udara tempur tak berawak dan ancaman manuver kecil lainnya pada jarak yang sangat pendek dan jarak menengah.

Rudal IRIS-T SLM yang ringan dengan bobot sekitar 87.4 kg diluncurkan secara vertikal. Rudal ini memiliki kemampuan manuver yang ditingkatkan dan kelincahan tinggi sehingga dapat melibatkan banyak target secara bersamaan.

Baca juga; Dibekali Pertahanan Elektronik Vitebsk-25, Helikopter Rusia Ka-52 Hindari 18 Rudal Stinger

Rudal sepanjang 2,49 meter ini disimpan dalam tabung yang diperkaya fiber glass, yang juga digunakan untuk transportasi dan peluncuran. Kendaraan peluncur IRIS-T SL dapat mengerahkan hingga delapan rudal.

Rudal itu memiliki hulu ledak yang telah terfragmentasi dan menawarkan pertahanan 360° terhadap serangan udara di pertahanan tanah air atau misi internasional. Rudal itu didorong oleh motor roket canggih yang dilengkapi dengan sistem kontrol vektor dorong terintegrasi.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sukhoi Su-47 Fondasi...
Sukhoi Su-47 Fondasi Teknologi Jet Tempur Generasi Berikutnya
Rudal Steel Dome, Perisai...
Rudal Steel Dome, Perisai Baja Berlapis yang Tak Tertembus Guncang Timur Tengah
Palantir Uji Coba AI...
Palantir Uji Coba AI Tempur di Perang Ukraina, Ini Fungsinya
Rudal DF-61 Buatan China...
Rudal DF-61 Buatan China Siap Merobek Langit
Bongkar Teknologi Rudal...
Bongkar Teknologi Rudal Siluman Su-57 yang Timbulkan Masalah di Ukraina
Rudal Balistik Iran...
Rudal Balistik Iran Jangkau 4.000 Km, tapi Seberapa Akurat dan Mematikan?
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Rekomendasi
Sikapi Putusan PN Jakpus,...
Sikapi Putusan PN Jakpus, Kuasa Hukum PPP Maluku Akan Tempuh Kasasi
Sheila Majid Tak Sabar...
Sheila Majid Tak Sabar Collab di Konser Orkestra Bareng Andi Rianto, KD dan Tulus
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Berita Terkini
SpaceX: IPO Terbesar...
SpaceX: IPO Terbesar Sejarah, Eforia Tercepat yang Menguap
LG Pasang Taruhan Besar:...
LG Pasang Taruhan Besar: AI Jadi Jantung Seisi Rumah
Apakah iPhone 18 Pro...
Apakah iPhone 18 Pro Max Akan Jadi Lompatan Terbesar Teknologi Kamera
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Ingat! Ini Cara Mudah...
Ingat! Ini Cara Mudah Bedakan dan Dapatkan e-Meterai Resmi
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Infografis
Spesifikasi Sistem Rudal...
Spesifikasi Sistem Rudal Patriot yang Dikirim AS ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved