Siap Saingi China, Matahari Buatan Inggris Panasnya Capai 100 Juta Derajat Celcius
Sabtu, 03 Juni 2023 - 09:55 WIB
loading...
Perusahaan Inggris mencapai tonggak sejarah setelah berhasil mewujudkan reaksi fusi nuklir menggunakan mesin Tokamak bulat yang disebut ST40. Foto/Mirror/Daily Mail
A
A
A
LONDON - Perusahaan Inggris mencapai tonggak sejarah setelah berhasil mewujudkan reaksi fusi nuklir menggunakan mesin Tokamak bulat yang disebut ST40. Reaksi fusi yang dihasilkan mencapai suhu 100 juta derajat celcius, lebih panas dari matahari.
Para ilmuwan di dunia terobsesi bisa mewujudkan reaksi nuklir fusi, seperti yang terjadi di matahari untuk menghasilkan energi bersih. Mereka membuat mesin atau peralatan canggih yang mewujudkan reaksi nuklir fusi yang suhunya sekitar 100 juta derajat celcius.
Suhu ini merupakan ambang batas agar atom hidrogen dapat mulai melebur menjadi helium, kemudian diubah menjadi energi. Untuk itu, mesin Tokamak yang dikembangkan sering disebut sebagai matahari buatan , karena mampu menghasilkan reaksi fusi dan bersuhu 100 juta derajat celcius seperti matahari sebenarnya.
Baca juga; Akhirnya, China Aktifkan Matahari Buatan untuk Pertama Kalinya
Para ilmuwan Inggris yang berbasis di Oxfordshire bekerja sama peneliti di Laboratorium Fisika Plasma Princeton mampu mewujudkan reaksi fusi dengan mesin Tokamak ST40. “Temperatur ion lebih dari 100 juta derajat celcius telah diproduksi di Tokamak sferis bidang tinggi kompak ST40,” kata tim peneliti dalam makalah baru yang diterbitkan dalam jurnal Nuclear Fusion.
Dikutip dari laman Daily Mail, Sabtu (3/6/2023), tonggak pencapaian ini dicapai dengan menggunakan Tokamak bulat ST40, perangkat nuklir berbentuk inti-apel di Oxfordshire. Reaktor ini memang lebih kecil dan beroperasi dengan daya pemanas plasma yang lebih sedikit, namun bisa jadi pembuka jalan bagi pembangkit listrik fusi pertama.
Para ilmuwan di dunia terobsesi bisa mewujudkan reaksi nuklir fusi, seperti yang terjadi di matahari untuk menghasilkan energi bersih. Mereka membuat mesin atau peralatan canggih yang mewujudkan reaksi nuklir fusi yang suhunya sekitar 100 juta derajat celcius.
Suhu ini merupakan ambang batas agar atom hidrogen dapat mulai melebur menjadi helium, kemudian diubah menjadi energi. Untuk itu, mesin Tokamak yang dikembangkan sering disebut sebagai matahari buatan , karena mampu menghasilkan reaksi fusi dan bersuhu 100 juta derajat celcius seperti matahari sebenarnya.
Baca juga; Akhirnya, China Aktifkan Matahari Buatan untuk Pertama Kalinya
Para ilmuwan Inggris yang berbasis di Oxfordshire bekerja sama peneliti di Laboratorium Fisika Plasma Princeton mampu mewujudkan reaksi fusi dengan mesin Tokamak ST40. “Temperatur ion lebih dari 100 juta derajat celcius telah diproduksi di Tokamak sferis bidang tinggi kompak ST40,” kata tim peneliti dalam makalah baru yang diterbitkan dalam jurnal Nuclear Fusion.
Dikutip dari laman Daily Mail, Sabtu (3/6/2023), tonggak pencapaian ini dicapai dengan menggunakan Tokamak bulat ST40, perangkat nuklir berbentuk inti-apel di Oxfordshire. Reaktor ini memang lebih kecil dan beroperasi dengan daya pemanas plasma yang lebih sedikit, namun bisa jadi pembuka jalan bagi pembangkit listrik fusi pertama.

Lihat Juga :