Ini 4 Astronot Awak Misi Artemis 2

Selasa, 04 April 2023 - 14:54 WIB
loading...
Ini 4 Astronot Awak...
NASA secara resmi mengumumkan empat astronot untuk awak misi mengelilingi bulan Artemis 2. Keempat astronot ini diharapkan menjadi penjelajah bulan pertama sejak program Apollo 50 tahun yang lalu. Foto/NASA
A A A
HOUSTON - NASA secara resmi mengumumkan empat astronot untuk awak misi mengelilingi bulan Artemis 2. Keempat astronot ini diharapkan menjadi penjelajah bulan pertama sejak program Apollo 50 tahun yang lalu.

Keempat awak Artemis 2, adalah komandan Reid Wiseman, pilot Victor Glover, spesialis misi Christina Koch, dan Jeremy Hansen. Pengumuman awak Artemis 2 diadakan di Ellington Field, rumah bagi operasi pesawat NASA yang berlokasi di dekat Johnson Space Center di sini di Houston, Senin (3/4/2023) waktu setempat.

“Reid, Victor, Christina, dan Jeremy, memiliki kisahnya sendiri. Tapi bersama-sama, mereka mewakili keyakinan kami, E pluribus unum. Bersama-sama, kita akan mengantarkan era baru eksplorasi untuk generasi baru pelaut dan pemimpi bintang — Generasi Artemis,” kata Administrator NASA Bill Nelson dikutip SINDOnews dari laman Space, Selasa (4/4/2023).

Baca juga; NASA Tuntaskan Perakitan Struktur Tahap Inti Artemis 2

Empat awak Artemis 2 dipilih oleh korps astronot aktif saat ini yang terdiri dari 41 astronot NASA dan empat astronot CSA. Keputusan memilih kru Artemis 2 ada di tangan kepala kantor astronot Joe Acaba, kepala direktorat operasi penerbangan Norm Knight dan Vanessa Wyche, dan direktur Johnson Space Center.

Profil 4 Astronot Misi Artemis 2

Reid Wiseman, 47, menghabiskan 165 hari di orbit Bumi pada misi pertamanya, penerbangan 2014 ke ISS. Berasal dari Baltimore, Maryland, dan mantan pilot pesawat tempur Angkatan Laut AS ini terpilih untuk kelas astronot ke-20 NASA pada tahun 2009.

Wiseman baru-baru ini menjabat sebagai kepala kantor astronot NASA dari tahun 2020 hingga 2022. “Ada tiga kata yang terus kami ucapkan dalam program Artemis dan itu adalah, 'Kami akan pergi'. Dan saya ingin semua orang mengucapkannya,” kata Wiseman.

Baca juga; Ada Masalah Perisai Panas, NASA Sebut Artemis 1 Orion Tetap Layak Dukung Misi Berawak ke Bulan

Victor Glover, 46, menjadi astronot NASA pada 2013. Dia terbang sebagai pilot penerbangan luar angkasa berawak operasional pertama SpaceX (Kru-1) dan mencatat 167 hari di ISS pada 2021. Lahir di Pomona, California, dia adalah seorang insinyur dan kapten di Angkatan Laut AS.

Glover adalah astronot kulit hitam pertama yang bertugas di kru stasiun luar angkasa. “Kita perlu merayakan momen ini dalam sejarah manusia karena Artemis II lebih dari sekadar misi ke kbulan, ini adalah langkah selanjutnya untuk perjalanan manusia ke Mars,” ucapnya.
Ini 4 Astronot Awak Misi Artemis 2


Christina Koch, 44, lahir di Grand Rapids, Michigan dan dibesarkan di Jacksonville, Carolina Utara. Sebagai anggota kelas astronot ke-21 NASA yang dipilih pada tahun 2013, Koch mencetak rekor di Stasiun Luar Angkasa Internasional untuk misi tunggal terlama oleh seorang wanita pada 328 hari. “Ketika saya memikirkan tentang misi ini, apakah saya senang? Tentu saja,” kata Koch.

Jeremy Hansen, 47, terpilih untuk bergabung dengan korps astronot Kanada pada tahun 2009. Dia seorang kolonel di Royal Canadian Air Force, kelahiran di London, Ontario.

Jeremy Hansen adalah astronot Badan Antariksa Kanada (CSA) yang terbang berdasarkan perjanjian antara AS dan Kanada. Dia akan menjadi orang non-Amerika pertama yang meninggalkan orbit Bumi dan terbang ke bulan.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
AS Berencana Pasang...
AS Berencana Pasang Senjata Nuklir untuk Pesawat Pembom B-1B Lancer
NASA Umumkan Akan Bangun...
NASA Umumkan Akan Bangun Kota di Bulan dalam Waktu 6 Tahun
Donald Trump Minta Pentagon...
Donald Trump Minta Pentagon Buka Semua Data Soal UFO dan Alien
Alasan AS Hidupkan Kembali...
Alasan AS Hidupkan Kembali Pesawat Pembom Supersonik B-1B Lancer
Kelemahan MQ-9 Reaper...
Kelemahan MQ-9 Reaper AS oleh Sistem Pertahanan Udara Iran Dibeberkan
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
Permusuhan Memanas,...
Permusuhan Memanas, AS Bombardir Lagi Pulau Qeshm Iran
Rekomendasi
Prediksi Ada Reshuffle,...
Prediksi Ada Reshuffle, Pengamat: Prabowo Butuh Menteri Eksekutor dan Komunikator Ulung
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
Berita Terkini
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
Jalan Pintas Nostalgia:...
Jalan Pintas Nostalgia: Ragnarok Buka Server EDDGA, Naik Level Kini Sekejap Mata
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved