Picu Ketakutan AS dan Sekutu, China Berencana Bangun Megakonstelasi 13.000 Satelit

Sabtu, 25 Februari 2023 - 10:17 WIB
loading...
A A A
Dikutip dari laman Daily News, 26 Januari 2022, detail pertama megakonstelasi ini dirilis pada akhir tahun 2020. Pemerintah China mengajukan permohonan ke Persatuan Telekomunikasi Internasional untuk alokasi spektrum, untuk dua konstelasi satelit orbit rendah Bumi.

Baca juga; Elon Musk Bantu Aktifkan Internet Ukraina dengan Satelit Starlink

Program ini dinamai 'GW' dan berjumlah 12.992 satelit, terdiri dari sub-rasi bintang yang mengorbit dari 310 mil hingga 711 mil (498,8 Km hingga 1.144 Km). Rencananya satelit ini beroperasi di berbagai pita frekuensi dan berpotensi beroperasi di seluruh dunia, menyediakan layanan ke berbagai negara.
Picu Ketakutan AS dan Sekutu, China Berencana Bangun Megakonstelasi 13.000 Satelit


Laman Slash Gear 24 Feberuari 2023 menyebutkan, proyek yang diberi kode nama "GW" ini bertujuan untuk membangun sekitar 12.000 satelit di orbit pada tahun 2027. Bahkan, pemerintah China ingin jaringannya dibangun sebelum konstelasi satelit Starlink benar-benar selesai.

Tentu, rencana megakonstelasi satelit China dapat memengaruhi Starlink secara langsung dan dalam beberapa cara. Secara ekonomi, Starlink belum mendapat saingan dalam pengembangan konstelasi satelit jaringan internet.

Dalam konteks yang lebih agresif, satelit GW juga dapat digunakan untuk memata-matai jaringan Musk secara efektif atau melakukan pengawasan satelit Starlink jarak dekat dan jangka panjang. Pada akhirnya, senjata berteknologi tinggi yang mampu menghancurkan satelit Starlink dapat dipasang ke satelit GW China.

Baca juga; Ruwet, Begini Tampilan 2.200 Satelit Starlink di Orbit Bumi
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
SpaceX Berganti Nama...
SpaceX Berganti Nama Jadi SpaceXAI Bukti Fokus pada AI
Eropa Siap Masuk Arena...
Eropa Siap Masuk Arena Pertempuran Robot AI China dan AS
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
SpaceX: IPO Terbesar...
SpaceX: IPO Terbesar Sejarah, Eforia Tercepat yang Menguap
Saham SpaceX Ludes,...
Saham SpaceX Ludes, Rebutan Harta Karun Luar Angkasa Dimulai
China Pastikan Kendaraan...
China Pastikan Kendaraan Listrik Berukuran Besar Merusak Jalan
Purbaya Siap Terbitkan...
Purbaya Siap Terbitkan Panda Bond 23 Juli 2026, Bidik Dana dari China Rp18 Triliun
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Rekomendasi
Kemitraan untuk Meningkatkan...
Kemitraan untuk Meningkatkan Kualitas Layanan buat Nasabah
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Berita Terkini
Akankah iPhone 20 Pro...
Akankah iPhone 20 Pro Max Memiliki Layar Terbesar dalam Sejarah?
Meta Kembangkan Aplikasi...
Meta Kembangkan Aplikasi Prediksi Pasar Mirip Polymarket
Samsung Bentuk Divisi...
Samsung Bentuk Divisi Robotika Khusus Mempercepat Strategi AI
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
Teknologi Deteksi Deepfake...
Teknologi Deteksi Deepfake Nvidia Mencapai Akurasi 94%
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved