5 Fakta S-400 Triumf, Sistem Pertahanan Udara Canggih Milik Rusia yang Dibeli India

Selasa, 17 Januari 2023 - 19:50 WIB
Kemudian, pengujian sistem dimulai pada 1999 atau sekitar awal 2000 di Kasputin Yar Rusia. Sementara itu, untuk pengoperasiannya sendiri dilakukan sejak tahun 2007 dan digunakan oleh Korps Pertahanan Udara Rusia.

2. Memiliki Kekuatan Menakjubkan

Sistem pertahanan udara S-400 Triumf mengintegrasikan radar multifungsi, sistem deteksi dan penargetan otonom, hingga pusat komando dan kontrol.

Mengutip laman Army Technology, pada pengoperasiannya sistem ini mampu menembakkan 3 jenis rudal untuk menciptakan pertahanan berlapis. Lebih lanjut, S-400 bisa menyerang semua jenis target di udara, termasuk pesawat terbang hingga kendaraan udara tanpa awak (UAV).

Kemudian, S-400 Triumf juga disebut dua kali lebih efisien dari sistem pertahanan udara Rusia yang sebelumnya. Sistem pertahanan ini bisa digunakan dalam unit pertahanan angkatan udara, angkatan darat, maupun angkatan laut.

Baca juga : Spek Rudal Poseidon Rusia, Senjata Bertenaga Nuklir Antarbenua

3. Rudal yang Digunakan

Sistem pertahanan udara S-400 Triumf milik Rusia ini menggunakan 4 jenis rudal baru selain S-300PMU. Pertama, ada 48N6DM yang merupakan varian dari 48N6M dan bisa menghancurkan target dalam jarak 250 km.

Kemudian ada juga rudal 40N6 yang diklaim bisa menjangkau 400 km dan dilengkapi pelacak radar aktif untuk menghalau target udara. Selain itu, hadir juga jenis seperti 9M96E dan 9M95E2 yang bisa menyerang target bergerak dengan probabilitas hit yang tinggi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!