Misteri Bulu Serigala Berubah Jadi Hitam Terungkap, Dipicu Virus Mematikan
Senin, 02 Januari 2023 - 16:23 WIB
Dalam kasus serigala, warna bulu serigala ditentukan oleh gen yang disebut CPD103, yang secara historis membuat bulu berwarna abu-abu. Setiap serigala memiliki dua salinan gen CPD103, masing-masing diwarisi dari orangtua.
Namun, mutasi gen CPD103 muncul pada anjing dan berpindah ke serigala, menghasilkan bulu hitam. Para ilmuwan menduga penyebab mutasi ini adalah virus distemper anjing. Sebab, wilayah DNA tempat tinggal CPD103 juga terlibat dalam pengkodean protein yang melindungi dari infeksi paru-paru seperti distemper anjing.
Ini berarti serigala dengan bulu hitam lebih mungkin bertahan dari penyakit distemper anjing yang mematikan. Kemudian, serigala hitam akan bereproduksi dan meneruskan varian CPD103 kepada anaknya.
Baca juga; Ilmuwan Yakin Semua Serigala Berasal dari Siberia, Berbeda dengan Genetik Anjing
Para peneliti menganalisis 12 populasi serigala di seluruh Amerika Utara untuk melihat korelasi antara antibodi distemper anjing dengan serigala berbulu hitam. Mereka menemukan serigala dengan antibodi memang lebih cenderung memiliki bulu hitam, terutama pada serigala yang lebih tua.
Serigala berbulu hitam juga lebih umum di daerah yang pernah dilanda wabah penyakit itu. Berdasarkan data populasi serigala selama 20 tahun di Taman Nasional Yellowstone, terdiri dari 55 persen serigala abu-abu dan 45 persen serigala hitam.
Namun, mutasi gen CPD103 muncul pada anjing dan berpindah ke serigala, menghasilkan bulu hitam. Para ilmuwan menduga penyebab mutasi ini adalah virus distemper anjing. Sebab, wilayah DNA tempat tinggal CPD103 juga terlibat dalam pengkodean protein yang melindungi dari infeksi paru-paru seperti distemper anjing.
Ini berarti serigala dengan bulu hitam lebih mungkin bertahan dari penyakit distemper anjing yang mematikan. Kemudian, serigala hitam akan bereproduksi dan meneruskan varian CPD103 kepada anaknya.
Baca juga; Ilmuwan Yakin Semua Serigala Berasal dari Siberia, Berbeda dengan Genetik Anjing
Para peneliti menganalisis 12 populasi serigala di seluruh Amerika Utara untuk melihat korelasi antara antibodi distemper anjing dengan serigala berbulu hitam. Mereka menemukan serigala dengan antibodi memang lebih cenderung memiliki bulu hitam, terutama pada serigala yang lebih tua.
Serigala berbulu hitam juga lebih umum di daerah yang pernah dilanda wabah penyakit itu. Berdasarkan data populasi serigala selama 20 tahun di Taman Nasional Yellowstone, terdiri dari 55 persen serigala abu-abu dan 45 persen serigala hitam.
Lihat Juga :