Mirip James Webb, China Bangun Teleskop Optik Terbesar di Asia
Kamis, 29 Desember 2022 - 18:17 WIB
Fase kedua akan menambahkan cincin 18 segmen heksagonal lagi di sekitar cermin, memperluasnya menjadi diameter lebih besar dari 26,2 kaki pada tahun 2030. Universitas Peking memperkirakan proyek ini akan menelan biaya antara 500-600 juta yuan atau USD69-84 juta. Qinghai News melaporkan bulan lalu bahwa pengerjaan proyek berjalan dengan sesuai rencana.
Universitas Peking mencatat bahwa astronomi memainkan peran penting dalam teknologi dan perkembangan sosial. Apalagi Hadiah Nobel Fisika 2020 diberikan kepada ilmuwan yang menemukan lubang hitam di pusat Bima Sakti menggunakan teleskop optik yang kuat, termasuk teleskop kembar Keck di atas Mauna Kea dan Teleskop Sangat Besar (VLT) di Gurun Atacama Chile.
Baca juga; Gantikan Tugas Hubble, Teleskop James Webb NASA Meluncur 24 Desember
EAST juga akan menjadi fasilitas tambahan yang bagus untuk kemampuan astronomi China yang berkembang lebih pesat. Apalagi China telah membangun teleskop radio tunggal terbesar di dunia, FAST, dan berencana untuk meluncurkan observatorium luar angkasa besar yang dikenal sebagai Xuntian paling cepat akhir tahun 2023.
Universitas Peking mencatat bahwa astronomi memainkan peran penting dalam teknologi dan perkembangan sosial. Apalagi Hadiah Nobel Fisika 2020 diberikan kepada ilmuwan yang menemukan lubang hitam di pusat Bima Sakti menggunakan teleskop optik yang kuat, termasuk teleskop kembar Keck di atas Mauna Kea dan Teleskop Sangat Besar (VLT) di Gurun Atacama Chile.
Baca juga; Gantikan Tugas Hubble, Teleskop James Webb NASA Meluncur 24 Desember
EAST juga akan menjadi fasilitas tambahan yang bagus untuk kemampuan astronomi China yang berkembang lebih pesat. Apalagi China telah membangun teleskop radio tunggal terbesar di dunia, FAST, dan berencana untuk meluncurkan observatorium luar angkasa besar yang dikenal sebagai Xuntian paling cepat akhir tahun 2023.
(wib)
Lihat Juga :