Gunung Es Terbesar di Dunia Terlepas dari Antartika, Hanyut Menuju Samudra Pasifik

Rabu, 09 November 2022 - 06:59 WIB
Gambar tersebut menunjukkan bahwa gunung es A-76A saat ini berada di antara Pulau Gajah dan Kepulauan South Orkney. Namun, lintasannya mengisyaratkan akan menuju lebih jauh ke utara ke jalur air pada beberapa minggu ke depan.

Biasanya, ketika gunung es melayang ke Drake Passage, mereka dengan cepat terseret ke timur oleh arus laut yang kuat, sebelum dihempaskan ke utara ke perairan yang lebih hangat. “Di sini, biasanya mereka akan segera meleleh,” kata Earth Observatory dikutip SINDOnews dari laman Live Science, Rabu (9/11/2022).

Hingga saat ini, A-76A telah menempuh jarak sekitar 2.000 meter sejak lepas dari Semenanjung Antartika pada tahun 2021. Gunung ini telah berhasil menghindari kehilangan lapisan es yang cukup besar selama perjalanannya sejauh ini.

Baca juga; Gletser Es Patagonia Mencair Lebih Cepat, Lapisan Bumi Ikut Terangkat

Data yang dikumpulkan oleh Pusat Es Nasional AS pada bulan Juni mengungkapkan bahwa ukuran A-76A hampir persis sama seperti ketika retak dari gunung induknya lebih dari setahun lalu. Namun, kondisinya itu tidak mungkin tetap utuh karena Drake Passage dikenal sebagai jalur kematian gunung es.

Alasan utamanya adalah Arus Circumpolar Antartika (ACC), itu satu-satunya arus yang mengalir sepenuhnya di seluruh dunia, dan mengandung lebih banyak air daripada arus lainnya di Bumi. ACC, yang membentang dari barat ke timur melalui Drake Passage, mengangkut antara 95 dan 150 juta meter kubik air setiap detik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!