Ratusan Gempa Bumi Terdeteksi di Gletser Kiamat Antartika

Senin, 26 Januari 2026 - 21:03 WIB
loading...
Ratusan Gempa Bumi Terdeteksi...
Gletser Kiamat Antartika. FOTO/ SCIENCE ALERT
A A A
ANTARTIKA - Gempa glasial adalah jenis gempa khusus yang dihasilkan di daerah dingin dan beku. Pertama kali ditemukan di belahan bumi utaralebih dari 20 tahun yang lalu, gempa ini terjadi ketika bongkahan es besar jatuh dari gletser ke laut.


Dalam sebuahstudibaru yang akan segera diterbitkan diGeophysical Research Letters, menyajikan bukti ratusan gempa bumi ini di Antartika antara tahun 2010 dan 2023, sebagian besar di ujung laut Gletser Thwaites – yang disebut Gletser Kiamat yang dapat menyebabkan permukaan laut naik dengan cepat jika runtuh.

Ketika gunung es initerbalik, mereka bertabrakan dengan keras dengan gletser "induk". Benturan tersebut menghasilkan getaran tanah mekanis yang kuat, atau gelombang seismik, yang merambat ribuan kilometer dari sumbernya.

Yang membuat gempa glasial unik adalah gempa ini tidak menghasilkan gelombang seismik frekuensi tinggi. Gelombang ini memainkan peran penting dalam pendeteksian dan penentuan lokasi sumber seismik pada umumnya, seperti gempa bumi, gunung berapi, dan ledakan nuklir.

Karena perbedaan ini, gempa bumi glasial baru ditemukan relatif baru-baru ini, meskipun sumber seismik lainnya telahdidokumentasikan secara rutinselama beberapa dekade.

Sebagian besar gempa glasial yang terdeteksi hingga saat ini berlokasi di dekatujung gletser di Greenland, lapisan es terbesar di belahan bumi utara.

Gempa bumi glasial Greenland relatif besar magnitudonya. Gempa terbesar memiliki ukuran yang mirip dengan gempa yang disebabkan olehuji coba nukliryang dilakukan oleh Korea Utara dalam dua dekade terakhir.

Karena itu, gempa-gempa tersebut telah terdeteksi oleh jaringan pemantauan seismik berkualitas tinggi yang beroperasi terus menerus di seluruh dunia.

Peristiwa di Greenlandbervariasi sesuai musim, lebih sering terjadi di akhir musim panas. Peristiwa ini jugamenjadi lebih umumdalam beberapa dekade terakhir. Tanda-tanda tersebut mungkin terkait denganlaju pemanasan global yang lebih cepat di wilayah kutub.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Ciptakan Baterai...
China Ciptakan Baterai Nuklir yang Bisa Bertahan Ribuan Tahun
Membongkar Otak Rudal...
Membongkar Otak Rudal Barracuda-500M yang Supercerdas
Mengapa Waktu Seolah...
Mengapa Waktu Seolah Melambat ketika Bahaya Datang?
Ilmuwan Klaim Berhasil...
Ilmuwan Klaim Berhasil Menghitung Waktu Akhir Kehidupan Bumi
Mengapa Orbit Bumi Berputar...
Mengapa Orbit Bumi Berputar Tak Terkendali? Ternyata Ini Penyebabnya
Suhu Matahari Bertambah...
Suhu Matahari Bertambah Panas, Ilmuwan Prediksi Kehidupan di Bumi Segera Berakhir
Aneh tapi Nyata, Gunung...
Aneh tapi Nyata, Gunung Berapi Ini Muntahkan Emas Setiap Hari
4 Pelajar Indonesia...
4 Pelajar Indonesia Siap Berlaga di Olimpiade Kimia Internasional IChO 2026
Gempa Magnitudo 4,7...
Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Polewali Mandar Pagi Ini, Dirasakan hingga Makassar
Rekomendasi
Ditutup-tutupi selama...
Ditutup-tutupi selama 1 Bulan, 2 Pilot China Tewas saat Latihan Perang
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
Prabowo: Pemimpin yang...
Prabowo: Pemimpin yang Anjurkan Bakar-bakar Itu Pemimpin Pengkhianat
Berita Terkini
SpaceX Berganti Nama...
SpaceX Berganti Nama Jadi SpaceXAI Bukti Fokus pada AI
China Ciptakan Baterai...
China Ciptakan Baterai Nuklir yang Bisa Bertahan Ribuan Tahun
Kontroversi Meletus...
Kontroversi Meletus antara Apple dan OpenAI, Apakah Itu?
Membawa Udara Bersih...
Membawa Udara Bersih ke Dalam Rumah, Bentuk Kepedulian Terbaik Saat Polusi Melanda
Berbasis Open Source,...
Berbasis Open Source, Equnix Dorong Ekosistem PostgreSQL
Membongkar Otak Rudal...
Membongkar Otak Rudal Barracuda-500M yang Supercerdas
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved