Bakal Hancur Total, Gunung Es di Antartika Berubah Warna Jadi Biru

Senin, 12 Januari 2026 - 21:23 WIB
loading...
Bakal Hancur Total,...
Gunung Es di Antartika Berubah Warna Jadi Biru.Foto/Science Alert
A A A
ANTARTIKA - Sebuah gunung es yang terlepas dari lapisan es Antartika pada tahun 1986 berubah warna menjadi biru secara dramatis saat dengan cepat menuju kehancuran total.


Satelit bumi yang telah memantau gunung es A-23A selama beberapa dekade menunjukkan bahwa, dalam waktu yang sangat singkat, gunung es besar yang rapuh itu berubah dari putih salju menjadi biru sian yang cerah karena air lelehan menggenang di rongga-rongga di permukaannya.

Ini menandai hari-hari terakhir bagi gunung es tersebut, salah satu yang paling lama bertahan yang pernah dilacak, karena air lelehan kemungkinan mempercepat disintegrasinya.

"Saya yakin A-23A tidak akan bertahan hingga musim panas di belahan bumi selatan," kata pensiunan ilmuwan bumi Chris Shuman , yang sebelumnya bekerja di Universitas Maryland Baltimore County.

Gunung es tampak memiliki warna yang berbeda karena beberapa alasan. Banyak yang berwarna seputih salju karena gelembung udara yang terperangkap di dalam es saat terbentuk, sehingga meningkatkan efisiensi hamburan dan pantulan cahaya.

Seiring bertambahnya usia es, es akan terkompresi, menekan gelembung udara keluar dan membuat es menjadi lebih transparan. Material yang terperangkap di dalam es dapat mengubah warnanya menjadi hijau, sedangkan es murni berwarna lebih biru.

Bukan itu yang terjadi dengan A-23A. Gunung es berusia 40 tahun ini bukanlah 'gunung es biru' klasik, melainkan gunung es yang mencair dengan cepat saat hanyut di perairan musim panas yang lebih hangat di perbatasan Samudra Selatan-Atlantik Selatan, antara Kepulauan Falkland dan Pulau Georgia Selatan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Melihat Lebih Dekat...
Melihat Lebih Dekat Fasilitas Penyimpanan Limbah Nuklir Pertama di Dunia
Penemuan Mengejutkan...
Penemuan Mengejutkan dari Mumi Oezti Berusia 5.000 Tahun Dibeberkan
Audi Nuvolari Spyder...
Audi Nuvolari Spyder versi Konvertibel Akan segera Diluncurkan
Angkat Pangan dan Nutrisi,...
Angkat Pangan dan Nutrisi, Peneliti Indonesia Masuk Daftar Asian Scientist 100
AI Bisa Memperpanjang...
AI Bisa Memperpanjang Masa Pakai Baterai Kendaraan Listrik
Rekomendasi
Bukan Skill Game-nya,...
Bukan Skill Game-nya, Ini yang Membuat Konten Refa Ardhi Disukai Banyak Orang
Canda Prabowo ke HIPMI:...
Canda Prabowo ke HIPMI: Pengusaha Indonesia Banyak Dosanya
Link Live Streaming...
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Australia di Piala AFF U-19 2026
Berita Terkini
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Rayakan Hari Jadi ke-30,...
Rayakan Hari Jadi ke-30, Lexar Padukan Visi Teknologi AI dan Sinergi Global
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Infografis
Nambah Kekuatan, 9 Negara...
Nambah Kekuatan, 9 Negara Bakal Jadi Mitra BRICS di 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved