Kwangmyong Bikin Desas-Desus Kematian Kim Jong-un Mustahil Ditembus

Senin, 27 April 2020 - 20:21 WIB
Pemimpintertinggi Korea Utara Kim Jong Un. FOTO/ Ist
PYONGYANG - Sejak kabar bahwa kematian Kim Jong-un pemimpin Korea Utara (Korut) semua mata dunia mengarah ke Negara Komunis ini. Mulai dari keberadaan kereta milik Kom Jong-un yang diintai satelite hingga mencari informasi tentang Korut, namun hal ini tidaklah mudah pasalnya jaringan Internet di Korut sangatlah buruk.

Masyarakat dunia banyak yang percaya bahwa rakyat Korut masih hidup seperti pada tahun 1950 dan tidak mendapat informasi mengenai dunia luar selain dari Pemerintah Korut. Pasalnya bandwitc internet di Korut hanya setengah dari bandwidth di Indonesia yang rata-rata kecepatan internet kabel adalah 13,79 Mbps, sementara untuk mobile rata-rata memiliki kecepatan 9,82 Mbps. BACA JUGA: Wakil Bos TV Hong Kong: Kim Jong-un Meninggal





Mungkin banyak orang yang berpikir bahwa Korut tidak memiliki akses internet karena ketertutupannya. Faktanya Korut memang mempunyai jaringan internet. Jaringan inilah yang terkena cyber attack dan menyebabkannya down. Jaringan ini juga yang digunakan Korut untuk meretas jaringan internet Sony sebagai protes atas film The Interview. BACA JUGA: China dan AS Berlomba Cari Tahu Kebenaran Kabar Kim Jong-un Meninggal
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!