Teknologi AI dan IoT hadir di Indonesia 4.0 Conference & Expo 2022
Rabu, 24 Agustus 2022 - 14:16 WIB
Arif menerangkan, di solusi SIAT, NEC menghadirkan sistem software berbasis pada AI dan big data. “Dengan sistem itu, kami dapat memberikan prediktif maintenance, seperti analisis berdasarkan kesehatan mesin. Dengan demikian, perusahaan dapat memantau masalah sekecil apapun,” urainya.
Sementara itu, pada solusi Face Recognition, NEC menawaran akurasi yang tinggi dengan standardisasi internasional. “Solusi ini dapat digunakan untuk untuk memantau orang-orang yang di-black list. Solusi ini juga dapat terintegrasi dengan sistem kepegawaian,” lanjutnya.
Adapun solusi MDC (Micro Data Center), NEC menjalankan Aveva dengan menggandeng Schneider Electric. “Untuk solusi IoT, kami bekerja sama dengan beberapa partner,” ujarnya.
“Melalui partisipasi di program ini, kami ingin membangun awareness untuk menampilkan solusi dan update ke customer, setelah dua tahun vakum karena pandemi. Target yang kami sasar antara lain para pelaku industri manufaktur. Pada kesempatan ini, kami juga telah menandatangani MOU dengan Kemenperin demi mempersiapkan pelaku industri untuk masuk ke Industri 4.0, ” pungkasnya.
Sementara itu, pada solusi Face Recognition, NEC menawaran akurasi yang tinggi dengan standardisasi internasional. “Solusi ini dapat digunakan untuk untuk memantau orang-orang yang di-black list. Solusi ini juga dapat terintegrasi dengan sistem kepegawaian,” lanjutnya.
Adapun solusi MDC (Micro Data Center), NEC menjalankan Aveva dengan menggandeng Schneider Electric. “Untuk solusi IoT, kami bekerja sama dengan beberapa partner,” ujarnya.
“Melalui partisipasi di program ini, kami ingin membangun awareness untuk menampilkan solusi dan update ke customer, setelah dua tahun vakum karena pandemi. Target yang kami sasar antara lain para pelaku industri manufaktur. Pada kesempatan ini, kami juga telah menandatangani MOU dengan Kemenperin demi mempersiapkan pelaku industri untuk masuk ke Industri 4.0, ” pungkasnya.
(wbs)
Lihat Juga :