4 Artefak Terkenal yang Dicuri dan Ditampilkan di Museum
Kamis, 02 Juni 2022 - 20:54 WIB
Perjalanan berlian Koh-i-Noor sampai ke tanah Inggris memiliki sejarah panjang dan berliku. Berbagai keterangan sejarah menyebutkan berlian Koh-i-Noor pertama kali dimiliki Dinasti Kakatiya di India.
Beberapa kali berlian ini berpindah tangan, mulai dari Dinasti Mughal hingga mengembara ke Afghanistan. Sampai akhirnya berlian berkadar 105,6 karat (awalnya 793 karat) mendarat di Kerajaan Inggris pada 1849 dan berada di sana sampai saat ini.
Baca juga; Berlian Hitam dari Luar Angkasa, Harganya Menembus Langit
4. Gerbang Ishtar
Gerbang Ishtar adalah struktur megah yang pernah menjadi salah satu dari banyak pintu gerbang ke pusat kota Babel, yang sekarang disebut Irak. Dibangun oleh Raja Nebukadnezar II, gerbang itu didedikasikan untuk Ishtar, dewi cinta dan perang Mesopotamia.
Gerbang itu dibuat dengan batu bata berlapis biru yang dirangkai dalam mosaik yang mencakup relief singa, auroch, dan naga. Antara 1899 dan 1917, struktur itu digali dan dipindahkan ke Jerman. Akhirnya, sebagian dari gerbang itu direkonstruksi dan dipajang di Museum Pergamon di Berlin.
Baca juga; Tablet Kuno Ini Ungkap Kepandaian Bangsa Babilonia di Bidang Matematika
Beberapa kali berlian ini berpindah tangan, mulai dari Dinasti Mughal hingga mengembara ke Afghanistan. Sampai akhirnya berlian berkadar 105,6 karat (awalnya 793 karat) mendarat di Kerajaan Inggris pada 1849 dan berada di sana sampai saat ini.
Baca juga; Berlian Hitam dari Luar Angkasa, Harganya Menembus Langit
4. Gerbang Ishtar
Gerbang Ishtar adalah struktur megah yang pernah menjadi salah satu dari banyak pintu gerbang ke pusat kota Babel, yang sekarang disebut Irak. Dibangun oleh Raja Nebukadnezar II, gerbang itu didedikasikan untuk Ishtar, dewi cinta dan perang Mesopotamia.
Gerbang itu dibuat dengan batu bata berlapis biru yang dirangkai dalam mosaik yang mencakup relief singa, auroch, dan naga. Antara 1899 dan 1917, struktur itu digali dan dipindahkan ke Jerman. Akhirnya, sebagian dari gerbang itu direkonstruksi dan dipajang di Museum Pergamon di Berlin.
Baca juga; Tablet Kuno Ini Ungkap Kepandaian Bangsa Babilonia di Bidang Matematika
(wib)
Lihat Juga :