Horizon Ingin Menyatukan Stakeholder Logistik dalam Sebuah Platform Digital

Kamis, 26 Mei 2022 - 19:10 WIB
Platform tersebut menurut David diupayakan untuk bisa menjawab tantangan bisnis baik lokal maupun global. Khususnya, perusahaan yang berfokus pada Delivery Gateway, Transportation Management System (TMS), dan Warehouse Management System (WMS).

”Kami ingin memajukan industri logistik di Indonesia dengan cara menyatukan global supply chain melalui platform terintegrasi. Sehingga memudahkan perusahaan memenuhi kebutuhan logistik dan operasional lebih efisien,” ujarnya.

David menyebut ada fragmentasi yang diakibatkan kesenjangan dalam konektivitas antar pihak. Baik dari para pemain logistik, perusahaan pengguna jasa logistik, serta pemerintah.

“Fragmentasi ini menimbulkan berbagai masalah. Misalnya kurangnya visibilitas untuk memantau proses logistik yang sedang berlangsung, kurangnya transparansi harga untuk perusahaan para pengguna jasa logistik, hingga kesulitan melakukan perkiraan permintaan pasar. Turut diperparah pandemi Covid-19 dua tahun terakhir serta situasi geopolitik,” beber David.

Untuk itu, David menyebut industri logistik harus bisa menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Juga, memudahkan layanannya di akses usaha mikro dan UMKM. David percaya masalah fragmentasi dalam dunia supply chain dapat diatasi lewat platform yang mampu menyatukan berbagai pihak di bidang logistik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!